Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juni 2026 | 02.25 WIB

Pelatih Qatar dan Kanada Cekcok Mulut Usai Laga Piala Dunia 2026, Ternyata Karena Ini Alasannya

Kericuhan di piggir lapangan terjadi di laga Kanada vs Qatar. (Istimewa) - Image

Kericuhan di piggir lapangan terjadi di laga Kanada vs Qatar. (Istimewa)

JawaPos.com - Pertandingan antara tim nasional Qatar dan Kanada tidak hanya menyita perhatian karena skor mencolok di atas lapangan, tetapi juga karena insiden yang terjadi setelah laga berakhir. 

Duel yang berakhir dengan kemenangan telak Kanada 6-0 itu diwarnai keributan yang melibatkan pemain serta staf kepelatihan kedua tim.

Qatar menjalani pertandingan yang sangat sulit. Selain tertinggal jauh dalam skor, mereka juga harus mengakhiri laga dengan hanya sembilan pemain setelah kehilangan dua pemain akibat kartu merah. Situasi tersebut membuat tim asuhan Julen Lopetegui semakin tertekan hingga peluit panjang dibunyikan.

Namun, ketegangan rupanya belum berakhir setelah pertandingan selesai. Berdasarkan laporan yang beredar dari DAZN Futbol, salah satu pemicu ketidakpuasan kubu Qatar adalah sikap para pemain Kanada yang tetap berusaha menambah gol meski lawan sudah tertinggal enam gol dan bermain dengan sembilan orang.

Momen yang menjadi sorotan terjadi pada masa injury time. Kanada disebut masih terus melancarkan serangan untuk mencari tambahan gol meskipun hasil pertandingan secara praktis sudah tidak mungkin berubah. Situasi itu diduga membuat Lopetegui merasa timnya tidak mendapat respek yang cukup dari lawan.

Saat kedua pelatih melakukan tradisi saling berjabat tangan setelah pertandingan, kamera menangkap momen ketika Lopetegui terlihat membisikkan sesuatu kepada pelatih Kanada, Jesse Marsch. 

Reaksi Marsch cukup menarik perhatian karena ia langsung melepaskan jabat tangan tersebut dan berjalan meninggalkan lokasi.

Isi percakapan antara kedua pelatih memang tidak diketahui secara pasti. Namun banyak spekulasi yang menyebut bahwa komentar Lopetegui berkaitan dengan agresivitas Kanada pada menit-menit akhir pertandingan.

Ketegangan semakin meningkat ketika Marsch merayakan kemenangan timnya. Pelatih asal Amerika Serikat itu terlihat mengangkat enam jari sebagai simbol jumlah gol yang berhasil dicetak Kanada ke gawang Qatar.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore