
Kericuhan di piggir lapangan terjadi di laga Kanada vs Qatar. (Istimewa)
JawaPos.com - Timnas Kanada meraih kemenangan meyakinkan saat menghadapi Qatar dalam laga internasional yang berlangsung pada Jumat pagi WIB.
Kanada tampil dominan sepanjang pertandingan dan menutup laga dengan kemenangan telak 6-0 atas juara bertahan Piala Asia tersebut.
Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi perhatian publik. Ketegangan yang terjadi setelah peluit akhir justru ikut mencuri sorotan.
Situasi memanas diawali oleh interaksi singkat antara pelatih Qatar, Julen Lopetegui, dengan pelatih Kanada, Jesse Marsch.
Dalam tayangan yang beredar di media sosial, Lopetegui terlihat menghampiri Marsch dan membisikkan sesuatu.
Reaksi Marsch langsung menunjukkan ketidaksenangan. Pelatih asal Amerika Serikat itu tampak mengabaikan rekannya tersebut dan memilih menjauh.
Tak lama setelah insiden tersebut, suasana di tengah lapangan berubah menjadi tegang. Sejumlah pemain dan anggota staf dari kedua tim terlihat terlibat adu argumentasi.
Beberapa pemain bahkan harus dipisahkan untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai isi percakapan antara kedua pelatih maupun penyebab utama keributan yang terjadi setelah pertandingan berakhir. Meski demikian, insiden tersebut menjadi bahan perbincangan di kalangan pencinta sepak bola.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022