
Pemain Jepang merayakan gol penyeimbang pada menit ke-89 saat menahan imbang Belanda 2-2 dalam laga Piala Dunia 2026 di Texas. (JFA)
JawaPos.com - Timnas Jepang dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola terbesar di Asia. Namun di balik prestasi mereka di lapangan, ada satu hal yang sering menimbulkan pertanyaan dari para penggemar sepak bola dunia.
Mengapa Jepang menggunakan jersey biru, padahal warna bendera nasional mereka adalah merah dan putih? Ternyata, pemilihan warna biru memiliki latar belakang sejarah yang panjang dan sudah menjadi bagian dari identitas sepak bola Jepang selama puluhan tahun.
Awal mula penggunaan warna biru dapat ditelusuri hingga tahun 1930. Saat itu, Jepang mengikuti Far Eastern Championship Games dengan tim yang sebagian besar berasal dari Tokyo Imperial University.
Tim tersebut mengenakan seragam berwarna biru muda dan berhasil menorehkan hasil yang cukup baik dalam turnamen tersebut. Keberhasilan itu membuat warna biru mulai identik dengan sepak bola Jepang.
Meski belum menjadi warna resmi, kesan positif yang ditinggalkan tim saat itu membuat warna tersebut terus digunakan dalam berbagai kesempatan berikutnya. Identitas biru semakin kuat pada Olimpiade Berlin 1936.
Dalam salah satu pertandingan paling bersejarah, Jepang secara mengejutkan berhasil mengalahkan Swedia yang saat itu lebih diunggulkan. Kemenangan tersebut diraih ketika Jepang mengenakan jersey biru.
Baca Juga:Lawan Tim Debutan di Piala Dunia, Mikel Merino Minta Timnas Spanyol Tak Anggap Remeh Tanjung Verde
Laga itu kemudian dikenal sebagai salah satu momen terbesar dalam sejarah awal sepak bola Jepang. Sejak saat itu, warna biru mulai dianggap membawa keberuntungan bagi tim nasional.
Meski demikian, Jepang sempat mencoba kembali menggunakan warna yang lebih dekat dengan bendera nasional mereka. Pada periode 1988 hingga 1992, tim nasional mengenakan kombinasi merah dan putih sebagai identitas utama.
Namun, pergantian warna tersebut tidak diiringi dengan peningkatan prestasi yang signifikan. Setelah kembali menggunakan jersey biru pada tahun 1992, sepak bola Jepang justru memasuki era perkembangan yang pesat.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
