
Bek timnas Haiti Ricardo Ade. (Istimewa)
JawaPos.com - Piala Dunia selalu menghadirkan kisah-kisah inspiratif dari para pemain yang berhasil menembus panggung terbesar sepak bola. Salah satu cerita yang paling menyentuh datang dari bek timnas Haiti Ricardo Ade, yang akhirnya menjalani debut Piala Dunia pada usia 36 tahun.
Perjalanan Ricardo Ad menuju turnamen piala dunia tidaklah mudah. Jauh sebelum menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di timnas Haiti, dia pernah mengalami masa-masa sulit yang hampir mengakhiri mimpinya sebagai pesepak bola profesional.
Pada 2014, Ricardo Ade mendapat tawaran untuk melanjutkan karir di Thailand. Seorang perantara meyakinkannya bahwa ada peluang besar untuk bermain di kompetisi sepak bola negara tersebut. Dengan harapan memperbaiki masa depan, dia berangkat ke Bangkok.
Baca Juga:Kontroversi Penalti Timnas Swiss Lawan Qatar, FIFA Sebut Gangguan Teknis Tak Pengaruhi Keputusan VAR
Namun setibanya di Thailand, kenyataan yang dihadapi jauh berbeda. Janji yang diberikan ternyata tidak pernah terwujud. Orang yang membawanya ke sana menghilang begitu saja, meninggalkan Ade tanpa pekerjaan, tanpa tempat tinggal, dan tanpa kepastian.
Selama kurang lebih tiga bulan, dia harus bertahan hidup di jalanan Bangkok. Kondisi itu memaksanya menjalani hari-hari yang sangat berat. Tidak jarang dia harus menahan lapar, kesulitan mendapatkan tempat untuk membersihkan diri, dan menghadapi perlakuan diskriminatif akibat kondisi fisiknya yang memprihatinkan.
Meski berada dalam situasi sulit, Ade tidak menyerah. Dia akhirnya berhasil meninggalkan Thailand dan kembali ke benua Amerika untuk memulai kembali karir sepak bolanya dari nol.
Baca Juga:Dulu Tumbang dari Garuda Muda, Kini Patrick Beach Bersinar Bersama Timnas Australia di Piala Dunia
Kesempatan baru datang ketika dia bergabung dengan Miami United. Dari sana, karirnya perlahan bangkit hingga membawanya ke Amerika Selatan. Ade kemudian memperkuat sejumlah klub seperti Santiago Morning, Magallanes, Mushuc Runa, Aucas, dan Liga de Quito.
Puncak pencapaiannya datang pada 2023 ketika dia membantu Liga de Quito menjuarai Copa Sudamericana. Gelar tersebut membuat Adé tercatat sebagai pemain Haiti pertama yang berhasil memenangkan kompetisi antarklub CONMEBOL.
Kini, setelah melewati berbagai rintangan sepanjang karirnya, Ade akhirnya merasakan momen yang telah lama diimpikan. Pada usia 36 tahun, dia menjalani debut di Piala Dunia bersama Haiti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022