
Pelatih Kanada Jesse Marsch. (Istimewa)
JawaPos.com - Timnas Kanada memang berhasil mencatat sejarah dengan meraih poin pertama mereka di Piala Dunia berkat gol penyeimbang dari Cyle Larin pada menit-menit akhir. Namun, hasil imbang 1-1 melawan Bosnia & Herzegovina ternyata tidak sepenuhnya memuaskan pelatih Jesse Marsch.
Dalam konferensi pers usai pertandingan di Toronto, pelatih berusia 52 tahun itu justru mengakui bahwa dirinya merasa belum memberikan persiapan yang cukup kepada para pemain untuk menghadapi tekanan laga pembuka di depan publik sendiri.
Kanada sempat tertinggal lebih dulu setelah sundulan Jovo Lukic pada menit ke-21 membawa Bosnia & Herzegovina unggul. Beruntung, Cyle Larin yang masuk dari bangku cadangan mampu menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan.
Melansir From the Spot, meski puas dengan respons tim di babak kedua, Marsch tetap melakukan evaluasi terhadap dirinya sendiri.
"Minggu di Toronto sungguh luar biasa dan para penggemar sangat hebat, tetapi saya sangat fokus untuk memastikan bahwa para pemain kami dilengkapi dengan semua yang mereka butuhkan untuk menjadi yang terbaik."
"Saya merasa belum cukup mempersiapkan mereka untuk babak pertama, tetapi respons yang kami tunjukkan di babak kedua, dan mungkin beberapa pesan yang saya sampaikan saat jeda, sangat membantu."
"Saya sangat fokus untuk memastikan bahwa kami dapat memberikan tim yang dapat dibanggakan oleh negara dan bahwa penampilan kami mencerminkan hal itu."
Marsch juga mengungkapkan bahwa Cyle Larin sebenarnya tidak senang karena tidak masuk dalam susunan pemain utama. Namun, striker Southampton itu tetap menunjukkan profesionalisme tinggi ketika mendapat kesempatan bermain.
"Bahkan ketika saya tidak memasukkannya bersama kelompok pemain pengganti pertama dan saya menunggu untuk memasukkannya nanti, dia sudah siap."
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
