
Presiden FIFA Gianni Infantino (Instagram @gianni_infantino)
JawaPos.com - Presiden FIFA Gianni Infantino menuai kritik setelah memberikan pembelaan terhadap Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 di tengah polemik visa dan penolakan masuk bagi sejumlah pihak.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Sabtu (13/6), Infantino menyatakan bahwa FIFA tidak memiliki kewenangan untuk mengatur kebijakan pemerintah suatu negara terkait aturan imigrasi. Pernyataan ini disampaikan setelah seorang wasit asal Somalia ditolak masuk ke Amerika Serikat meskipun telah memiliki visa yang sah.
Dalam konferensi pers di Mexico City, Infantino menegaskan bahwa FIFA merupakan organisasi olahraga yang tidak dapat bertindak sebagai penguasa terhadap keputusan pemerintah. Ia mengatakan bahwa FIFA tetap berupaya mencari solusi bagi peserta turnamen, tetapi harus menghormati aturan yang berlaku di masing-masing negara.
Pernyataan itu kemudian memicu perdebatan karena dianggap terlalu lunak dalam menyikapi permasalahan akses masuk ke Amerika Serikat.
Kontroversi bermula setelah wasit Somalia, Omar Artan, tidak diizinkan memasuki Amerika Serikat sehingga FIFA harus mencoret namanya dari daftar petugas pertandingan Piala Dunia 2026. Infantino menyebut kejadian ini sebagai sesuatu yang sangat disayangkan, tetapi tidak menjelaskan secara rinci alasan penolakan masuk tersebut.
Kasus itu semakin menjadi sorotan karena terjadi menjelang dimulainya turnamen sepak bola terbesar dunia.
Selain masalah wasit Somalia, persoalan visa juga terjadi terhadap beberapa pihak yang berkaitan dengan Piala Dunia 2026. Tim nasional Iran menjadi salah satu perhatian karena hubungan politik yang tegang dengan Amerika Serikat, meskipun para pemain akhirnya mendapatkan izin masuk untuk mengikuti turnamen.
Infantino menilai keberhasilan membawa Iran tampil di Amerika Serikat merupakan pencapaian penting bagi FIFA di tengah situasi geopolitik yang kompleks.
Infantino tetap menyatakan bahwa FIFA tidak menyesal memilih Amerika Serikat sebagai salah satu negara tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Meksiko dan Kanada. Ia meminta semua pihak memahami bahwa FIFA terus bekerja di balik layar untuk membantu menyelesaikan berbagai kendala yang muncul selama persiapan turnamen.
Namun, sikap tersebut tetap mendapat kritik dari sejumlah pihak yang menilai FIFA seharusnya mengambil posisi lebih tegas terhadap persoalan akses dan kebijakan visa bagi peserta Piala Dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022