
Persija Jakarta mengusung misi wajib menang saat menghadapi PSMS Medan pada laga terakhir Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persija)
JawaPos.com — Persija Jakarta wajib mengalahkan PSMS Medan pada laga terakhir Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8/2026), jika ingin menjaga peluang lolos ke semifinal.
Macan Kemayoran saat ini mengoleksi satu poin dari dua pertandingan, sedangkan PSMS Medan sudah dipastikan tersingkir usai menelan dua kekalahan beruntun.
Laga yang dimulai pukul 15.30 WIB itu menjadi pertandingan hidup-mati bagi Persija Jakarta.
Selain harus mengamankan tiga poin, tim asuhan Shin Tae-yong juga berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada mereka agar peluang lolos ke fase gugur tetap terbuka.
Persija Jakarta menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup B dengan koleksi satu poin hasil dua pertandingan. Mereka kalah tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya sebelum bermain imbang dramatis 2-2 saat menghadapi Port FC.
Hasil tersebut membuat peluang Macan Kemayoran belum sepenuhnya tertutup.
Persija Jakarta wajib menang atas PSMS Medan, lalu menunggu Port FC gagal meraih kemenangan pada pertandingan lainnya agar bisa merebut tiket semifinal.
Modal positif Persija Jakarta datang dari penampilan mereka saat menghadapi Port FC.
Meski sempat tertinggal dua gol, tim ibu kota mampu bangkit dan memaksakan hasil imbang berkat daya juang tinggi hingga peluit panjang berbunyi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022