
Alphonso Davies dipastikan absen saat laga kontra Bosnia dan Herzegovina. (Instagram/@alphonsodavies)
JawaPos.com - Pelatih kepala tim nasional Kanada Jesse Marsch memastikan bahwa kapten timnya Alphonso Davies tidak akan tampil dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina pada 13 Juni. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Marsch dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
Absennya Davies menjadi perhatian utama sejak dirinya bergabung dengan pemusatan latihan Kanada pada 1 Juni, menyusul cedera hamstring yang dialaminya saat membela Bayern Munchen di semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 7 Mei lalu.
Marsch mengungkapkan bahwa hasil pemindaian MRI terbaru menunjukkan perkembangan yang sangat positif dalam proses pemulihan Davies. “Kami melakukan MRI kemarin dan hasilnya sangat menggembirakan. Pemulihannya berjalan sangat baik, hampir sepenuhnya pulih. Kami akan segera meningkatkan intensitas latihannya,” ujar Marsch dikutip dari The Athletic.
Meskipun demikian, staf pelatih memilih untuk tidak mengambil risiko dengan menurunkan Davies terlalu dini. Sepanjang periode terakhir, pemain berusia 25 tahun itu memang lebih banyak berkutat dengan cedera, termasuk cedera ACL. Selain itu, faktor kelelahan juga membuatnya hanya tampil dalam dua dari 21 pertandingan terakhir Kanada.
Davies juga sempat absen pada pekan pertama pemusatan latihan di Charlotte, North Carolina. Sejak bergabung, Davies menjalani program latihan terpisah bersama pelatih spesialis independen, Matthias Blankenburg. Program itu merupakan bagian dari kesepakatan antara Bayern Munich, pihak Davies, dan federasi sepak bola Kanada untuk memastikan pemulihan optimal.
Marsch pun tidak menutup kemungkinan Davies akan tampil pada laga berikutnya di fase grup. “Kehadiran fisioterapis pribadinya sangat membantu. Kami berharap dalam beberapa hari ke depan kondisinya bisa meningkat lebih cepat sehingga ia dapat segera berkontribusi,” tambah Marsch.
Sementara itu, kabar lebih positif datang dari bek tengah Moise Bombito. Pemain yang sempat diragukan tampil setelah mengalami patah kaki pada Oktober 2025, saat ini dipastikan tetap masuk skuad dan bahkan berpeluang bermain melawan Bosnia. Bombito sebelumnya hanya tampil selama 30 menit dalam laga persahabatan melawan Uzbekistan. Namun, dalam beberapa pekan terakhir perkembangannya dinilai signifikan.
“Ia (Bombito) menunjukkan kemajuan luar biasa dalam sebulan terakhir, terutama dalam sepekan ini. Itu membuat keputusan kami untuk mempertahankannya di tim menjadi lebih mudah,” kata Marsch. Meski belum sepenuhnya pulih, Bombito disebut telah kembali mencapai kecepatan maksimalnya.
Dalam sesi latihan, Bombito sebenarnya masih terlihat beberapa kali menahan nyeri saat berbelok tajam dan sesekali berjalan pincang usai latihan. Meskipun demikian, Marsch memastikan bahwa pemain tersebut siap untuk memberikan kontribusi. “Ia belum pulih 100 persen, tetapi sudah cukup siap untuk bermain. Setiap hari kondisinya semakin membaik,” jelasnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
