Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Mei 2026 | 07.46 WIB

FIFA Pertimbangkan Piala Dunia 2030 dengan 66 Tim untuk Perayaan 100 Tahun Turnamen

Ilustrasi Piala Dunia. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Piala Dunia. (Istimewa)

JawaPos.com - Piala Dunia 2030 berpotensi menghadirkan format yang belum pernah terjadi sebelumnya. Wacana penambahan peserta menjadi 66 tim kini semakin ramai dibicarakan setelah mendapat dukungan dari sejumlah federasi sepak bola dunia.

Ide tersebut pertama kali muncul dari CONMEBOL, konfederasi sepak bola Amerika Selatan. Mereka mengusulkan agar edisi Piala Dunia 2030 dibuat lebih spesial karena bertepatan dengan perayaan 100 tahun turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Sejak pertama kali digelar pada 1930 di Uruguay, Piala Dunia memang telah mengalami banyak perubahan format. Mulai dari jumlah peserta, sistem kompetisi, hingga cakupan tuan rumah terus berkembang mengikuti perkembangan sepak bola global.

Saat ini, FIFA sudah memastikan Piala Dunia 2026 akan memakai format baru dengan 48 tim peserta. Namun, munculnya usul 66 tim untuk edisi 2030 dianggap sebagai langkah yang lebih ambisius demi menghadirkan perayaan yang benar-benar berbeda.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa FIFA mulai membuka ruang diskusi terkait kemungkinan tersebut. Dukungan dari sejumlah federasi juga mulai bermunculan, terutama dari negara-negara yang melihat peluang lebih besar untuk tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Jika format ini benar-benar diterapkan, akan ada lebih banyak negara yang bisa merasakan atmosfer Piala Dunia. Negara-negara berkembang dalam sepak bola, termasuk dari Asia dan Afrika, berpotensi mendapat tambahan slot untuk lolos ke putaran final.

Bagi Indonesia, wacana ini tentu bisa menjadi kabar positif. Peluang Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia akan semakin terbuka apabila jumlah peserta bertambah. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan sepak bola Indonesia memang mulai menunjukkan peningkatan, terutama di level tim nasional.

Meski begitu, usul ini juga memunculkan perdebatan. Sebagian pihak menilai penambahan jumlah peserta terlalu besar bisa memengaruhi kualitas kompetisi. Jadwal pertandingan yang semakin padat juga menjadi perhatian karena berpotensi membebani pemain.

Di sisi lain, pendukung format baru menilai Piala Dunia harus semakin inklusif dan memberi kesempatan lebih luas bagi banyak negara. Terlebih, edisi 2030 dianggap sebagai momentum bersejarah yang layak dirayakan dengan sesuatu yang berbeda.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore