
Ilustrasi kartu kuning. (Istimewa)
JawaPos.com–FIFA sedang mempertimbangkan perubahan penting terkait aturan akumulasi kartu kuning untuk 2026 FIFA World Cup. Regulasi baru ini disiapkan agar pemain tidak mudah terkena hukuman larangan bermain saat memasuki fase gugur turnamen.
Rencana tersebut muncul seiring perubahan format Piala Dunia 2026 yang akan diikuti 48 negara peserta. Jumlah pertandingan yang lebih banyak membuat risiko pemain terkena akumulasi kartu kuning semakin besar, terutama bagi tim yang melaju jauh hingga babak akhir.
Menurut laporan yang dikutip dari marca.com, FIFA berencana menghapus seluruh akumulasi kartu kuning setelah fase grup berakhir. Selain itu, penghapusan kartu juga akan dilakukan setelah babak perempat final.
Jika aturan ini disahkan, pemain yang sudah menerima kartu kuning di fase grup akan memulai babak gugur dengan catatan bersih. Dengan begitu, mereka tidak perlu khawatir absen di laga penting hanya karena akumulasi kartu dari pertandingan sebelumnya.
Pada edisi Piala Dunia sebelumnya, kartu kuning baru dihapus setelah babak perempat final. Situasi itu membuat pemain bisa terkena suspensi apabila mengoleksi dua kartu kuning dalam beberapa pertandingan sebelum semifinal.
Format baru turnamen membuat FIFA merasa perlu melakukan penyesuaian regulasi. Kehadiran babak 32 besar membuat perjalanan menuju final menjadi lebih panjang dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Dalam skema yang sedang dibahas, pemain hanya akan terkena suspensi apabila menerima dua kartu kuning dalam tiga pertandingan fase grup. Setelah itu, catatan kartu akan dihapus sebelum memasuki fase knock out.
Kemudian, akumulasi baru dihitung kembali mulai babak 32 besar hingga perempat final. Jika pemain menerima dua kartu kuning dalam rentang tersebut, mereka harus menjalani hukuman larangan bermain.
Langkah ini dinilai dapat menjaga kualitas pertandingan di fase gugur. FIFA ingin laga-laga besar tetap menghadirkan pemain terbaik sehingga persaingan di lapangan menjadi lebih menarik bagi penonton.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
