
Romelu Lukaku memegang kepalanya karena kecewa gagal mengeksekusi empat peluang emas ke gawang Kroasia di Piala Dunia 2022.
JawaPos.com - Bomber Belgia Romelu Lukaku mungkin menjadi sosok yang paling sedih setelah timnya terpaksa angkat kaki dari Qatar setelah hanya mampu main imbang 0-0 dengan Kroasia di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2022. Lukaku membuang empat peluang emas yang seharusnya bisa ia konversikan menjadi gol dengan mudah.
Hasil imbang 0-0 membuat Belgia cuma mampu mengoleksi 4 poin, sementara Kroasia menjadi runner up grup dengan 5 poin. Posisi juara grup diambil alih oleh Maroko dengan 7 poin usai mereka menang atas Kanada 2-1.
Padahal, andai saja satu dari empat peluang itu berhasil dieksekusi dengan baik oleh Lukaku, Belgia akan mengoleksi 6 poin dan akan mengikuti Maroko melenggang ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Peluang pertama terjadi di menit 60. Lukaku kala itu mendapat bola muntah dari bek Kroasia Josip Juranović yang menghalau tendangan Yannick Carrasco. Bola tersebut kemudian disepak oleh kaki kanan Lukaku, hanya untuk melesat dan membentur tiang gawang hanya dari jarak kurang lebih 3 meter.
Kesialan Lukaku berlanjut di menit 62. Gelandang serang Kevin De Bruyne melepaskan umpan ke tengah dan akhirnya melambung menuju Lukaku yang tepat berada di depan gawang Dominik Livaković yang sudah tidak berada di posisinya karena gagal menghalau bola.
Bola kemudian disundul oleh Lukaku dari posisi yang sangat strategis, namun alih-alih menggetarkan jala, si kulit bundar malah melenting melewati mistar gawang.
Tanda-tanda bahwa Belgia seolah tidak direstui untuk lolos ke babak 16 besar kembali terjadi di menit 87 kala bola yang ditendang Lukaku tepat di depan gawang kembali melenceng jauh ke sisi kanan.
Lukaku semakin tidak percaya apa yang terjadi pada kemampuannya dalam mencetak gol di menit 90. Thorgan Hazard melepaskan sebuah crossing yang gagal dihalau oleh barisan bek maupun kiper Kroasia. Bola itu kemudian mengenai dada Lukaku.
Dalam skenario terbaik, bola tersebut semestinya bisa langsung diceploskan ke gawang sepersekian detik setelah Lukaku melakukan kontrol dada. Malang, bola justru memantul ke tanah dan menggelinding ke arah Livaković. Lukaku berusaha mengejar, namun sang kiper keburu mengamankan bola dalam pelukannya.
Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tercipta dari kedua tim. Belgia total membuat 16 kali tembakan sepanjang laga, lebih banyak 5 tendangan dari Kroasia yang juga beberapa kali mengancam gawang kiper Thibaut Courtois.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
