
Zinho Vanheusden umumkan pensiun usai terus dilanda cedera. (Instagram @zinhovanheusden)
JawaPos.com - Karier Zinho Vanheusden, bek muda yang pernah digadang-gadang sebagai salah satu talenta terbaik Eropa harus berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan.
Pemain berusia 26 tahun itu resmi mengumumkan pensiun setelah menghadapi rangkaian cedera berat yang terus menghantui sepanjang kariernya.
Zinho Vanheusden membuat warganet terkejut setelah menyampaikan keputusan pensiun melalui unggahan emosionalnya di Instagram. Pemain kelahiran Belgia itu terpaksa mengakhiri karier profesionalnya pada usia 26 tahun usai mengalami cedera lutut parah yang kembali kambuh.
Dilansir dari Daily Mail (23/11), karier Vanheusden memang dipenuhi cedera sejak usia muda. Vanheusden mengalami tiga kali robekan anterior cruciate ligament (ACL) dan yang terbaru terjadi beberapa minggu lalu saat membela klub kasta ketiga Spanyol, Marbella.
Cedera itu menjadi pukulan terakhir yang membuatnya tidak mampu lagi melanjutkan karier sebagai pesepak bola profesional.
Vanheusden sebenarnya merupakan salah satu bek muda paling menjanjikan ketika direkrut Inter Milan pada usia 16 tahun setelah tampil impresif di akademi Standard Liege.
Namun, cedera berkali-kali membuatnya gagal menembus tim utama Inter Milan. Vanheusden kemudian dipinjamkan ke Standard Liege, Genoa, dan AZ Alkmaar untuk mencari menit bermain.
Pada 2020, Vanheusden sempat mencatat debut untuk tim nasional Belgia, sebuah pencapaian yang diakuinya sebagai momen paling membanggakan. Namun, kariernya terus terhambat cedera yang tak kunjung usai setiap kali kembali ke lapangan.
Keputusan pindah ke Marbella pada musim panas lalu sebenarnya diambil demi memulai ulang karier.
Sayangnya, Vanheusden hanya tampil tujuh kali sebelum mengalami cedera besar yang ketiga. Dalam unggahan perpisahannya, Vanheusden menulis bahwa tubuhnya telah memberi sinyal menyerah meski hatinya masih ingin terus bermain.
“Saya terus mencari level terbaik saya, terlalu sering bermain sambil menahan rasa sakit, dan selalu hidup dalam ketidakpastian setelah setiap latihan atau pertandingan tentang bagaimana tubuh saya akan bereaksi keesokan harinya,” tulis Vanheusden.
Vanheusden juga menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menghormati kesehatan dirinya sendiri dan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah. Vanheusden mengungkap ingin menjalani hidup tanpa rasa sakit, bermain bersama anaknya, dan menikmati waktu bersama keluarga.
“Namun saya ingin bisa berjalan tanpa rasa sakit dalam hidup saya, bisa bermain dengan anak saya, dan menikmati hidup bersama keluarga,” tambahnya.
Unggahan terkait pamitnya dari dunia sepak bola itu disambut dengan komentar baik dari Inter Milan.
“Semoga beruntung, Zinho,” tulis Inter Milan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
