
Temu Ilmiah Nasional Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor) di kampus Unika Atma Jaya, Sabtu (7/11). (Istimewa)
JawaPs.com - Sosok mantan narapidana (napi) kemudian jadi pejabat, kerap memicu polemik di tengah masyarakat.
Sorotan yang sama muncul dalam Temu Ilmiah Nasional Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor) di kampus Unika Atma Jaya (7/11).
Sejumlah narasumber diskusi menyampaikan keheranannya, kenapa mantan napi bisa jadi pejabat.
Sorotan di antaranya disampaikan Dodik Setyo Wijayanto, Hakim Yustisial pada Kamar Pidana Mahkamah Agung (MA).
Dia menjawab pertanyaan salah satu peserta temu ilmiah. Inti pertanyaannya adalah, anak-anak yang tersangkut masalah hukum, memiliki catatan kejahatan yang dibawa sampai dewasa.
Catatan kejahatan itu, kerap jadi masalah saat mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). Padahal keberadaan lembar SKCK sangat diperlukan. Di antaranya untuk melamar pekerjaan.
Dodik mengatakan, ada anomali terkait penerbitan SKCK di Indonesia. Khususnya dikaitkan dengan orang yang pernah berstatus narapidana.
"Ada yang mantan napi, tapi jadi pejabat," kata Dodik.
Dia berharap penerapan SKCK harus dijalankan secara konsisten.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022