
Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji coba sistem prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 5 Ngawen, Blora. (istimewa)
JawaPos.com - Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra mempertanyakan sumber anggaran untuk merealisasikan wacana kuliah gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Pasalnya, pemerintah masih memprioritaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Ia mengingatkan, kebijakan pendidikan gratis harus disertai dukungan anggaran negara agar tidak membebani perguruan tinggi.
“Bagaimana ingin menggratiskan pendidikan kalau anggarannya masih diutamakan untuk program MBG dan kopdes misalnya? Lantas dari mana kira-kira anggaran untuk kuliah gratis ini akan dilaksanakan?” ujar Fatimah dalam unggahannya di Instagram, Selasa (3/11).
Ia mengakui bahwa wacana kuliah gratis merupakan langkah positif untuk memenuhi hak dasar masyarakat atas pendidikan. Namun, niat tersebut harus diikuti perencanaan dan metode pelaksanaan yang realistis agar kebijakan yang diambil tidak justru menimbulkan persoalan baru bagi perguruan tinggi.
Fatimah menyoroti kondisi kampus yang saat ini dinilai masih kesulitan memenuhi kebutuhan pembiayaan. Bahkan, upaya mempertahankan uang kuliah tunggal (UKT) agar tidak naik disebut menjadi tantangan ketika anggaran pendidikan dari pemerintah pusat dipotong.
“Jangan sampai pemerintah membuat program gratis-gratis kepada kita semua, tapi kampus yang harus mencari dananya sendiri,” tegasnya.
Ia khawatir, kebijakan kuliah gratis tanpa jaminan pembiayaan yang memadai justru membuat perguruan tinggi semakin kesulitan secara finansial.
Akibatnya, tujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat berpotensi tidak tercapai karena kampus tidak memiliki dukungan dana yang cukup untuk menjalankan operasionalnya.
“Jangan sampai niat untuk membuka kampus seluas-luasnya pada semua orang malah berakibat membunuh kampus karena tidak didukung dengan kondisi finansial yang mencukupi dari negara,” kata Fatimah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022