
Sejumlah warga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/11). (Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com - Sejumlah warga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/11). Mereka mendesak agar realisasi pembenahan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan secara cepat dan berkelanjutan.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Satu Solihin Pure mengatakan, kritik yang disampaikan pihaknya bukan dalam bentuk penolakan terhadap program MBG, melainkan mendukung agar program tersebut dijalankan dengan maksimal.
"Kami ingin memastikan bahwa program yang memiliki tujuan mulia tersebut tidak kehilangan arah akibat persoalan kepemimpinan, lemahnya koordinasi, ketidakpastian kemitraan, dan kurangnya realisasi di lapangan," kata Solihin kepada wartawan.
Menurut Solihin, kebijakan suspend khusus terhadap 6.097 SPPG yang baru-baru ini dilakukan BGN berdampak pada berkurangnya jumlah penerima manfaat. Dia menilai, terhentinya penyaluran makanan dapat mengganggu akses masyarakat, terutama anak-anak yang mengandalkan program MBG.
Karena itu, Solihin meminta pemerintah tidak hanya berfokus pada pembenahan administrasi dan efisiensi anggaran saja, tetapi juga memastikan cakupan penerima manfaat terus meningkat. Adapun hingga Oktober 2026, cakupan penerima manfaat MBG tercatat sekitar 58 juta orang.
“Pembenahan itu oke, saya setuju. Tapi dari pembenahan itu juga harus juga ada peningkatan. Jangan pasif dong,” ujarnya.
Pihaknya juga meminta BGN membuka data secara transparan mengenai jumlah dapur MBG yang sudah beroperasi, belum beroperasi, masih dalam pembangunan, dan belum memperoleh kepastian operasional.
"Kami juga mendesak BGN memberikan kepastian kepada mitra dan investor yang telah mengeluarkan modal dan mempersiapkan fasilitas dapur MBG," katanya.
Di sisi lain, Solihin juga meminta untuk dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan BGN baik itu sistem kemitraan, koordinasi, dan pelaksanaan operasional dapur MBG di seluruh Indonesia, sekaligus mendesak BGN membangun komunikasi dan koordinasi yang terbuka dengan para perintis, mitra, investor, serta seluruh elemen masyarakat yang sejak awal mendukung program MBG.
"Meminta pemerintah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG agar tujuan program benar-benar tercapai dan tidak merugikan pihak-pihak yang telah berpartisipasi," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022