
Ilustrasi Siswa SMA. (dok. Jawa Pos)
JawaPos.com - Penilaian hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA sederajat akan menggunakan rentang skor yang berbeda dibandingkan jenjang SD dan SMP. Hasil TKA untuk SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dilaporkan dalam rentang nilai 200 hingga 800.
Sementara itu, hasil TKA untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat tetap dilaporkan dalam rentang nilai 0 sampai 100.
Ketentuan tersebut tercantum dalam Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional.
Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa proses penskoran hasil TKA dilakukan melalui sejumlah tahapan. Dimulai dari analisis respons atau jawaban peserta tes untuk seluruh mata uji, kemudian proses penilaian setiap mata uji, hingga penggabungan nilai setiap mata uji pada masing-masing peserta.
"Hasil TKA untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat dilaporkan dalam rentang nilai 0 (nol) sampai dengan 100 (seratus) dengan pembulatan 2 (dua) angka di belakang koma," demikian bunyi Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026, dikutip Selasa (22/9).
Sementara untuk jenjang pendidikan menengah, aturan tersebut menetapkan rentang yang berbeda.
"Hasil TKA untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dilaporkan dalam rentang nilai 200 (dua ratus) sampai dengan 800 (delapan ratus) dengan pembulatan 2 (dua) angka di belakang koma," tulisnya.
Perubahan rentang skor tersebut juga berpengaruh pada predikat istimewa yang diberikan berdasarkan capaian peserta pada masing-masing mata uji.
Untuk peserta TKA jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat, predikat istimewa diberikan kepada peserta yang memperoleh nilai 95,00 atau lebih pada masing-masing mata uji. Sedangkan untuk peserta jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK, predikat istimewa diberikan kepada peserta yang mendapatkan nilai 725,00 atau lebih pada masing-masing mata uji.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022