Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Agustus 2026 | 00.47 WIB

Mahasiswa Disabilitas Rungu Unesa Raih 2 Prestasi Nasional Inovasi dan Budaya

Mahasiswa disabilitas Program Studi Pendidikan Khusus, Fakulats Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Mochammad Fadillah Akbar raih dua juara kompetisi nasional. (Humas Unesa) - Image

Mahasiswa disabilitas Program Studi Pendidikan Khusus, Fakulats Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Mochammad Fadillah Akbar raih dua juara kompetisi nasional. (Humas Unesa)

JawaPos.com - Mahasiswa disabilitas rungu Program Studi Pendidikan Khusus, Fakulats Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Mochammad Fadillah Akbar berhasil meraih dua prestasi nasional sekaligus. 

Akbar berhasil menyabet Juara 3 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional kategori Disabilitas dan Juara 1 Parade Busana Kebudayaan Indonesia di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Tangerang, pada 4–7 Agustus 2026 lalu.

Pada kompetisi tersebut, Akbar memaparkan gagasan pada pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas rungu melalui pelatihan inklusif, praktik kerja nyata, hingga penempatan kerja dalam ekosistem UMKM kopi.

Selain mempresentasikan gagasan tersebut, mahasiswa penyandang disabilitas rungu itu juga menunjukkan 10 capaian unggulan serta kemampuan dalam public speaking, kepemimpinan, kewirausahaan, kompetisi, dan pengembangan inovasi yang berorientasi pada dampak sosial.

Sementara pada Parade Busana Kebudayaan Indonesia, Akbar bersama tim mengangkat keberagaman budaya Indonesia dengan memadukan sejumlah unsur busana adat Bali, Palembang, dan Jawa dengan tarian daerah. 

Penampilan tersebut menjadi media untuk menyampaikan pesan tentang keberagaman dan persatuan.

“Juara 1 Parade Busana mengajarkan saya bahwa keberagaman budaya dapat menjadi kekuatan untuk membangun persatuan,” kata Akbar, Selasa (11/8). 

Bagi Akbar, kedua kompetisi tersebut memberikan pengalaman yang berbeda. Prestasi yang diraih bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga proses belajar, persiapan, dan keberanian untuk tampil serta memberikan kemampuan terbaik dalam kompetisi tingkat nasional.

Tantangan komunikasi sebagai mahasiswa penyandang disabilitas rungu juga menjadi bagian dari proses yang harus dikelolanya. Namun, kondisi tersebut tidak menghalanginya untuk mempersiapkan diri dan mengikuti kompetisi secara optimal.

“Saya menjadikannya sebagai motivasi untuk menunjukkan bahwa dengan persiapan, strategi, dan kepercayaan diri, saya tetap mampu berkompetisi dan memberikan yang terbaik di tingkat nasional,” katanya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore