
Reruntuhan bangunan terdampak proyek normalisasi Kali Ciliwung di Cawang, Jakarta, Selasa (14/07/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Hampir setiap daerah terdapat perguruan tinggi. Baik perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta. Kampus merupakan tempat para akademisi atau orang pintar.
Selama ini tidak semua para praktisi dari kampus dilibatkan oleh pemerintah daerah (pemda) dalam membangun daerahnya. Padahal para dosen atau akademisi tidak sedikit yang menyelesaikan pendidikannya di luar negeri atau perguruan tinggi berkualias.
Ketika mereka kembali ke Tanah Air, para dosen kerap tidak dilibatkan pemda dalam membuat kebijakan publik untuk kemajuan daerah itu sendiri.
Ketika pemda terkendala dalam membuat inovasi daerahnya, sejatinya bisa melibatkan pihak swasta dan akademisi di perguruan tinggi sebagai ahli atau praktisi.
Menurut Wakil Rektor I Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Iwan Aflanie, penghargaan terhadap dosen tidak hanya diwujudkan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan, tetapi juga melalui pemberian ruang bagi mereka untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah atau negara.
"Ketika (dosen) kembali, harus ada penghargaan untuk mereka dari pemerintah, perguruan tinggi i tu sendiri maupun pihak lainnya," ujar Iwan dalam Podcast Banyak Tanya dalam YouTube Jawa Pos TV, dikutip Senin (3/8).
Dikatakannya, penghargaan itu tidak semata-mata dalam bentuk rupiah, tetapi juga memberikan kesempatan kepada dosen atau akademisi untuk berkiprah dan berkarya di tengah masyarakat.
Menurutnya, dosen yang memiliki kompetensi tinggi seharusnya menjadi bagian penting dalam proses penyusunan berbagai kebijakan pemerintah. Keterlibatan akademisi diperlukan sejak tahap awal, terutama saat pemerintah menyusun kajian atau studi kelayakan sebelum mengambil keputusan.
"Misalnya pemerintah akan membuat suatu kebijakan, tentu perlu feasibility study (studi kelayakan) yang baik. Akademisi harus ada di situ. Para dosen yang memiliki kapasitas sangat bagus wajar jika menyertai pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan," tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022