
Siswa baru sekolah pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di SD RA Mathla Ul Huda, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Senin (13/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Sambil tangan bersedekap ke dada, pandangan Ihar Kurniawan, 31, tak juga teralihkan ke arah lapangan tempat anaknya berbaris dengan barisan anak lainnya di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Mathlaul Huda 1 Cibunar, Parung Panjang, Bogor. Ia menatap lekat anak lelaki pertamanya yang juga kali pertama menjejak jenjang sekolah SD.
Ihar mengantarkan anaknya yang berusia tujuh tahun itu dalam hari pertama sekolah. Baginya, momen ini teramat penting hingga ia bahkan memilih mengambil cuti kerja demi bisa langsung mengantarkan dan anaknya pertama kali ke sekolah.
"Kebetulan sih tempat kerjanya kan di supermarket kayak gitu, jadi kita request aja minta off cuti dari hari Sabtu tuh. Sabtu, Minggu, sama Senin tuh saya ambil," ujarnya saat ditemui JawaPos.com, Senin (13/7).
Memang seniat itu Ihar mempersiapkan hari pertama sekolah anaknya. Ia mengamini pentingnya gerakan bapak mengantar anak sekolah. Apalagi di hari pertamanya.
"Namanya anak pertama ya, anak pertama terus kan kita baru mempunyai anak gitu kita kan pengen tahu tuh kondisi anak kayak gimana, terussituasinya kayak gimana, seperti kita dulu kan zaman waktu masih baru masuk sekolah kan belum tentu diantarin sama orang tua atau gimana ya, namanya juga zaman dulu. Kalau sekarang kan beda," tuturnya.
Ihar menegaskan bahwa sudah sewajarnya sebagai orang tua ingin memastikan tahu perkembangan anak dari masa ke masa. Termasuk saat masuk sekolah pertama.
"Sama interaksi sama temen-temennya juga kayak gimana, kita pengen tahu," tegasnya.
Apalagi dengan kondisi istrinya yang juga seorang guru di sekolah lain, Ihar menyebut bahwa ia merasa lebih bertanggung jawab untuk mengantar anaknya ke sekolah.
Sebagai orang tua, ia tentu merasa khawatir dengan fase anaknya kini. Namun demi melihat anaknya yang terlihat santai dan semangat saat hendak sekolah, ia menutup rapat kekhawatirannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022