Presiden Prabowo Subianto. (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyebut pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan siswa sekolah belajar bahasa Prancis hingga Portugis hanya sebagai basa-basi diplomasi untuk mempererat hubungan dengan negara sahabat.
Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim memandang bahwa pernyataan Prabowo soal memasukkan bahasa Prancis atau Portugis ke sekolah tidak perlu dipahami sebagai kebijakan pendidikan yang benar-benar baru.
“Pernyataan Pak Prabowo itu kami di P2G lebih memaknainya sebagai basa-basi diplomasi saja untuk membangun jalinan keeratan hubungan diplomatik dengan negara sahabat, dalam hal ini Prancis,” katanya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (29/5).
Menurutnya, pola serupa sebelumnya juga muncul ketika Presiden berbicara dalam konteks hubungan diplomatik dengan Portugal.
“Nah sehingga keluarlah kalimat-kalimat akan memasukkan bahasa Portugis ke dalam kurikulum, akan menjadikan bahasa Prancis dalam mata pelajaran siswa di sekolah,” tuturnya.
Satriwan menegaskan, secara objektif bahasa asing sebenarnya telah lama menjadi bagian dari struktur kurikulum nasional Indonesia, khususnya di jenjang SMA sederajat.
Ia menjelaskan, sejak Kurikulum 2006, dilanjutkan Kurikulum 2013 hingga Kurikulum Merdeka, bahasa asing di luar bahasa Inggris telah tersedia sebagai mata pelajaran pilihan.
“Bahasa Inggris itu mata pelajaran wajib, sama seperti bahasa Indonesia, PPKN, pendidikan agama dan olahraga. Sedangkan bahasa asing lain sifatnya pilihan dan sudah ada dalam struktur kurikulum nasional Indonesia yang existing,” jelasnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
