
Binus Engineering Week 2026 resmi dibuka dengan mengusung tema “Sustainable Engineering in Creating Global Impact and Competitiveness”. (istimewa)
JawaPos.com - Binus Engineering Week 2026 resmi dibuka dengan mengusung tema “Sustainable Engineering in Creating Global Impact and Competitiveness”. Ajang ini menempatkan artificial intelligence (AI) dan teknologi hijau (green technology) sebagai dua elemen penting dalam membangun daya saing engineer masa depan di tengah transformasi industri global yang semakin cepat.
Sejumlah isu strategis seperti sustainability transition, Industry 5.0, green economy, hingga pemanfaatan AI dalam pengembangan industri modern menjadi fokus utama dalam diskusi dan pameran inovasi.
Dalam konteks engineering, AI dinilai memiliki peran yang semakin besar dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kecepatan pengambilan keputusan di berbagai sektor.
Pemanfaatan AI kini telah berkembang mulai dari pengembangan smart manufacturing, otomatisasi sistem industri, analisis data berskala besar, efisiensi energi, hingga pengembangan teknologi ramah lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kehadiran AI juga dinilai mampu membantu engineer menciptakan solusi yang lebih adaptif, presisi, dan human-centered sesuai kebutuhan industri masa depan.
Rektor Binus University, Nelly, menegaskan bahwa engineering saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pembangunan sistem, tetapi juga pada upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan melalui inovasi teknologi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Engineering bukan hanya tentang membangun sistem, tetapi juga tentang membangun masa depan yang berkelanjutan,” kata Nelly di Jakarta.
Dalam ajang ini, berbagai karya inovatif mahasiswa turut dipamerkan sebagai solusi nyata bagi industri dan masyarakat. Beragam inovasi yang ditampilkan mencakup solusi berbasis AI, teknologi hijau, efisiensi industri, hingga pengembangan sistem cerdas yang mendukung transformasi digital.
Seluruh karya tersebut menjadi gambaran bagaimana generasi engineer masa depan dituntut tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pula agar dapat melahirkan lebih banyak kolaborasi strategis dan inovasi engineering berbasis AI serta sustainability yang mampu memberikan kontribusi nyata, baik bagi Indonesia maupun dunia global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022