
Forum Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) Presents Al-Muhajirien MUN.
JawaPos.com – Sebagai calon pemimpin, anak muda tak hanya dituntut mampu bicara tapi juga berdiplomasi, menyampaikan pendapat serta gagasan yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini pula yang didorong International Global Network (IGN), lewat forum Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) Presents Al-Muhajirien MUN.
Sebanyak 200 delegasi dari 61 sekolah di wilayah Jabodetabek maupun luar Jabodetabek ikut berpartisipasi dalam ajang ini. Para peserta terdiri dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
Diungkapkan President IGN, Muhammad Fahrizal, kegiatan ini mencerminkan komitmen AYIMUN dalam memperluas akses pembelajaran diplomasi internasional bagi pelajar di berbagai daerah di Indonesia. Dirinya percaya, Model United Nations (MUN) lebih dari sekadar simulasi. Menurutnya, ini pengalaman belajar yang transformatif.
Al-Muhajirien MUN menghadirkan dua council.Yakni United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) untuk peserta junior (usia 11-14 tahun) dengan topik "Tackling Cyberbullying: Ensuring Safe and Friendly Onlines Spaces for Students" dan World Health Organization (WHO) untuk peserta regular (15 tahun ke atas) dengan topik "Safeguarding Indigenous Knowledge of Traditional Medicine While Ensuring Scientific Validation".
Setiap sesi yang diikuti para delegasi juga dipadu oleh moderator atau chairs yang berpengalaman, memastikan sesi diskusi berjalan dengan baik dan interaktif. Chairs yang hadir dalam konferensi ini antara lain adalah Fatima Massa asal Spanyol, Zara Pang asal Malaysia, Paris Crishen Liu dan Hino Samuel Jose yang keduanya berasal dari Indonesia.
“Melalui MUN, siswa dihadapkan pada isu-isu global, beragam perspektif, dan diplomasi dunia nyata. Partisipasi dalam program seperti AYIMUN menunjukkan inisiatif, kesadaran global, pemikiran kritis, dan keterampilan komunikasi,” ujar Fahrizal baru-baru ini.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, mengungkapkan, program ini sejalan dengan misi Presiden Prabowo untuk membangun generasi Indonesia yang kuat melalui persaingan sehat di berbagai bidang, sebagai persiapan untuk Generasi Emas 2045.
“Program ini juga sejalan dengan kebijakan dan visi saya tentang Pendidikan Bermutu untuk Semua. Pendidikan yang baik tidak hanya mempersiapkan kita untuk membangun bangsa, tetapi juga untuk menjadi pemimpin global,” ucapnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
