
Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Senin (12/1)/(Istimewa).
JawaPos.com – Proses penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat (SR) di seluruh Indonesia segera dimulai.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan, proses seleksi siswa tidak dilakukan melalui pendaftaran.
Hal ini disampaikan oleh Gus Ipul saat memberikan arahan kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan wali asuh SR secara daring. Dia menekankan, penerimaan siswa baru SR dilakukan melalui penjangkauan berbasis data.
“Sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran. Tapi sekolah rakyat melakukan penjangkauan yang berbasis DTSEN,” tegas Gus Ipul, Rabu (15/4).
Dia menjelaskan, pendekatan penjangkauan ini dilakukan secara aktif dengan mendatangi langsung calon siswa dan keluarganya. Data siswa mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Penjangkauan nantinya dilakukan secara kolaboratif, baik oleh pendamping Kemensos bersama Dinas Sosial, unsur pendidikan, serta Badan Pusat Statistik (BPS).
Petugas akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi keluarga, memastikan persetujuan orang tua, sekaligus memastikan calon siswa memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Pendekatan ini dinilai mampu menjawab berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat, mulai dari keterbatasan ekonomi, minimnya informasi, hingga keraguan untuk mengakses layanan pendidikan.
“Siapa yang menjadi sasaran? Mereka, keluarga paling tidak mampu. Anak-anak yang belum sekolah, tidak sekolah, putus sekolah, atau berpotensi putus sekolah,” jelasnya.
Selain itu, dia mengingatkan bahwa rekrutmen merupakan titik paling krusial dalam keberhasilan Sekolah Rakyat. Ia mewanti-wanti potensi penyimpangan seperti manipulasi data hingga intervensi pihak luar.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
