
Ilustrasi kejadian lagi penembakan massal di sekolah di Turki tewaskan 9 orang dan belasan luka-luka. (SkyNews).
JawaPos.com - Gelombang kekerasan mengguncang dunia pendidikan di Turki setelah dua insiden penembakan terjadi secara beruntun dalam waktu kurang dari 24 jam.
Tragedi terbaru terjadi pada Rabu (15/4) waktu setempat di provinsi Kahramanmaras, menewaskan sembilan orang dan melukai 13 lainnya.
Gubernur Kahramanmaraş, Mukerrem Unluer, mengungkapkan bahwa korban tewas terdiri dari seorang guru dan tiga siswa dalam serangan di Ayser Calık Secondary School.
“Seorang siswa datang ke sekolah membawa senjata yang kami yakini milik ayahnya di dalam tasnya. Ia masuk ke dua ruang kelas dan melepaskan tembakan secara acak, menyebabkan korban luka dan meninggal,” ujar Unluer kepada wartawan.
Melansir via Euronews, saksi mata menggambarkan situasi yang mencekam. Suara tembakan terdengar intens dari dalam sekolah, memicu kepanikan massal.
Orang tua siswa yang mengetahui kejadian itu langsung bergegas menuju lokasi, sementara aparat kepolisian memperketat pengamanan di sekitar sekolah. Rekaman televisi menunjukkan ambulans bersiaga untuk mengevakuasi korban.
Menteri Kehakiman Turki, Akin Gurlek, menyatakan bahwa kantor kejaksaan setempat telah membuka penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.
Seperti sudah disinggung di atas, tragedi ini terjadi hanya sehari setelah penembakan lain di distrik Siverek, provinsi Sanliurfa.
Dalam kejadian sebelumnya, seorang mantan siswa berusia 19 tahun menembaki sekolah lamanya menggunakan shotgun, melukai 16 orang sebelum bunuh diri saat dikepung polisi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
