Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 20.45 WIB

Setelah UI, Pelecehan Seksual Serupa Diduga Terjadi di Politeknik Negeri Balikpapan, Kampus Turun Tangan

Ilustrasi pelecehan melalui media sosial. (indiatimes.com) - Image

Ilustrasi pelecehan melalui media sosial. (indiatimes.com)

JawaPos.com - Kasus dugaan pelecehan seksual kembali viral di lingkungan kampus setelah kasus di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Kali ini kasus serupa diduga terjadi di Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba). Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya percakapan grup WhatsApp yang berisi foto seorang perempuan disertai komentar bernada seksis hingga mengarah pada objektifikasi.

Dalam percakapan itu, korban disebut menjadi bahan pembicaraan tidak pantas beberapa mahasiswa. Mulai dari komentar tubuh hingga “tawar-menawar harga” dan fantasi pribadi, yang kemudian memicu kemarahan publik di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, pihak kampus mengaku tengah mengambil langkah dengan melakukan penelusuran internal serta memberikan perlindungan terhadap korban.

“Saat ini, kampus tengah melakukan penelusuran secara menyeluruh dan berupaya maksimal memberikan perlindungan kepada korban,” tulis pernyataan di akun Instagram resmi Poltekba, dikutip Rabu (15/4).

Selain itu, penanganan kasus disebut sedang diproses melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKPT) dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan keadilan.

“Penanganan kasus ini juga sedang diproses melalui PPKPT sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan keadilan bagi semua pihak,” tulisnya.

Pihak kampus menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran dan siap mengambil tindakan tegas jika terbukti bersalah.

“Kampus tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran dan akan mengambil langkah tegas apabila terbukti terjadi tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku,” tegas Poltekba.

Di akhir pernyataannya, Poltekba juga mengimbau publik untuk tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, serta menghormati proses yang sedang berjalan. Informasi resmi akan disampaikan melalui kanal komunikasi kampus,” pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore