
Ilustrasi pelecehan seksual (JawaPos)
JawaPos.com - Kasus pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) yang baru viral belakangan ini ternyata sudah terjadi sejak tahun 2025. Korban sempat merasa takut untuk melaporkan kejadian yang menimpanya karena para pelaku memiliki jabatan di kampus.
"Para korban sudah mengetahui mereka dilecehkan dari tahun 2025," ujar Kuasa Hukum korban, Timotius Sigukguk, kepada wartawan, Rabu (15/4).
"Saya rasa kita semua bisa bayangkan bagaimana rasanya bagi mereka dari tahun 2025 setiap kali masuk ke kampus, tiap kali masuk kelas mereka tau kapanpun, para pelaku itu bisa membicarakan mereka, bisa melecehkan mereka di depan mereka sendiri dengan sarana grup privat tersebut," imbuhnya.
Baca Juga:DPRD Desak Tarif Air Minum Jakarta Tak Cuma Cari Untung, Targetkan 100 Persen Pipa di 2029
Timotius menceritakan bahwa dirinya baru mengambil kasus ini pada lebaran tahun 2026 ini, saat beberapa orang korban akhirnya berani melaporkan kasus pelecehan seksual tersebut.
"Dan yang semua harus tahu ini sangat tidak mudah bagi korban," ucapnya.
Pasalnya, 16 terduga pelaku pelecehan seksual itu merupakan orang-orang yang memiliki jabatan di kampus.
"Mereka semua memiliki jabatan di kampus, korban merasa takut jika kasus ini naik, apakah masyarakat akan menganggapnya sebagai hal lumrah dan korban justru akan didiskreditkan," ungkap Timotius.
"Dan jujur itu sempat terjadi juga. Ada beberapa pihak-pihak yang masih mendiskreditkan perjuangan korban. Yang menyatakan bahwasanya ini lebay, ini semua terlalu berlebihan," pungkasnya.
Untuk diketahui, kasus ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan di grup media sosial yang diduga melibatkan mahasiswa FH UI dan memuat konten tidak pantas.
Diduga ada 16 mahasiswa yang ada di dalam grup chat tersebut. Komentar-komentar yang mengobjektifikasi tubuh perempuan terlihat banyak diungkap dalam percakapan tersebut. Hal itu pun dibenarkan pihak Dekanat FH UI.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
