
Tangkapan layar sosialisasi pendaftaran SNBP 2026. (snpmb.id)
JawaPos.com-Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sering dianggap memberikan peluang besar bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN). Jalur ini memang dirancang untuk menilai rekam jejak akademik dan nonakademik siswa selama menempuh pendidikan di SMA, SMK, atau MA.
Namun, apakah prestasi benar-benar menjadi faktor penentu utama dalam seleksi ini? Berdasarkan informasi resmi dari panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), terdapat beberapa fakta penting yang perlu dipahami sebelum mendaftar SNBP.
Berikut empat fakta tentang peluang siswa berprestasi dalam jalur SNBP.
1. Nilai Rapor Tetap Menjadi Penentu Utama
Dalam proses seleksi SNBP, nilai rapor masih menjadi komponen utama penilaian. Panitia SNPMB menetapkan bahwa nilai rapor seluruh mata pelajaran memiliki bobot minimal 50 persen dalam proses seleksi.
Penilaian diambil dari nilai setiap semester, kecuali semester terakhir. Karena itu, konsistensi nilai selama masa studi menjadi faktor penting dalam menentukan peluang diterima di PTN melalui jalur SNBP.
2. Hanya Tiga Prestasi Terbaik yang Dinilai
Prestasi akademik maupun nonakademik memang menjadi bagian dari penilaian. Namun tidak semua prestasi akan diperhitungkan.
Dalam SNBP, panitia hanya menilai maksimal tiga prestasi terbaik yang dimiliki siswa. Prestasi tersebut bisa berasal dari berbagai bidang, seperti lomba akademik, olahraga, seni, maupun kegiatan lain yang relevan.
Prestasi tersebut harus dibuktikan melalui portofolio, seperti sertifikat atau penghargaan. Meski dapat memperkuat peluang, prestasi bukan jaminan utama jika nilai rapor siswa tergolong rendah.
3. Mata Pelajaran yang Relevan dengan Program Studi Ikut Dipertimbangkan
Selain nilai rapor secara keseluruhan, perguruan tinggi juga dapat mempertimbangkan mata pelajaran yang relevan dengan program studi yang dipilih.
Sebagai contoh, untuk program studi teknik atau sains, nilai matematika dan fisika dapat menjadi pertimbangan tambahan. Komponen ini termasuk dalam evaluasi kedua yang memiliki bobot maksimal 50 persen, bersama dengan portofolio dan prestasi lainnya.
4. Kelengkapan Data Sekolah dan Siswa Sangat Penting
Kesempatan mengikuti SNBP juga bergantung pada kelengkapan data yang diinput oleh sekolah.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
