
ILUSTRASI: Seleksi Nasional berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). (Dimas Pradipta/JawaPos)
JawaPos.com - Memilih program studi di SNBP 2026 tidak bisa asal menebak atau sekadar ikut-ikutan teman. Ada masa depan yang akan mengikuti langkah yang kamu ambil saat menentukan prodi saat kuliah.
Apalagi dengan persaingan yang semakin ketat, kuota terbatas, dan penilaian dilakukan secara komparatif antar-sekolah, memilih prodi pun harus punya strategi.
Strategi memilih prodi menjadi kunci penting agar peluang lolos semakin besar sejak awal. Saat ini, Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 sudah dibuka, saatnya menerapkan 7 strategi ini agar lolos.
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memetakan posisi akademikmu di sekolah. Apakah kamu masuk 10 persen teratas, 20 persen, atau di bawahnya?
Ini penting karena meski sekolah bisa mengajukan hingga 50 persen siswa kelas XII, yang benar-benar lolos SNBP umumnya berasal dari kelompok dengan performa akademik paling kuat secara relatif antar-sekolah.
Semakin realistis menilai diri, semakin tepat pula strategi pilihan prodimu.
SNBP memberi kesempatan memilih dua PTN atau dua prodi dalam satu PTN. Gunakan strategi kombinasi: pilihan pertama untuk prodi impian yang sesuai passion meski kompetitif, dan pilihan kedua sebagai “pengaman” dengan tingkat persaingan lebih rendah atau daya tampung lebih besar.
Mengisi dua pilihan dengan prodi superketat berisiko tinggi, sementara memilih dua prodi yang sepi peminat justru menyia-nyiakan potensi terbaikmu.
Data SNBP tahun lalu bisa jadi bahan pertimbangan penting. Jika suatu prodi hanya menerima puluhan mahasiswa dari ribuan pendaftar, artinya persaingan sangat ketat.
Bila kamu tidak berada di posisi akademik yang sangat dominan, sebaiknya pertimbangkan ulang dan cari alternatif prodi yang masih relevan dengan minatmu, tetapi peluang lolosnya lebih masuk akal.
Memilih prodi sebaiknya tidak hanya berdasarkan tren atau desakan sekitar. Kenali apa yang benar-benar kamu minati dan kuasai. Jika kamu kuat di logika dan angka, jurusan teknik, sains, atau manajemen bisa jadi pilihan.
Ketika minat dan kemampuan sejalan, proses belajar akan lebih optimal dan prestasi lebih mudah diraih.
Selain minat, cek juga daya tampung setiap prodi. Prodi dengan kuota lebih besar umumnya memberi peluang lebih luas, terutama jika dikombinasikan dengan rekam jejak akademik yang stabil.
Strategi ini sering dipakai peserta SNBP yang ingin bermain aman tanpa mengorbankan kualitas pilihan jurusan.
Prestasi non-akademik juga bisa menjadi nilai tambah dalam SNBP. Sertifikat lomba, kejuaraan olahraga, seni, hingga karya ilmiah dapat memperkuat portofoliomu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022