CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali (dua dari kiri) memberikan penjelasan survei tentang pesantren di Jakarta, Selasa (28/10). (Hilmi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Minat masyarakat untuk memasukkan anaknya ke pesantren masih tinggi. Bahkan di kalangan Generasi Y dan Generasi X yang belum berkeluarga sekalipun, kelak kalau punya anak ingin dimasukkan ke pesantren.
Data minat memasukkan anak-anak ke pesantren itu diperoleh dari survei yang dilaksanakan oleh Alvara Research Center.
"Survei ini baru kita laksanakan September lalu. Memotret bahagia minat generasi Milenial, Gen Z, dan Gen Y terhadap pesantren," terang CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali dalam diskusi Pemuda dan Pesantren di Jakarta, Selasa (28/10).
Hasan mengatakan, pada generasi Milenial, sebanyak 49,1 persen berminat dan 10,7 persen sangat berminat memasukkan anaknya ke pesantren.
Kemudian untuk Gen Z, sebanyak 56,5 persen berminat dan 4,3 persen sangat berminat memasukkan anaknya ke pesantren.
Selanjutnya di kalangan Gen X sebanyak 49,6 persen berminat dan 9,0 persen sangat berminat memasukkan anaknya ke pesantren kelak.
Dengan hasil survei tersebut, Hasan mengatakan pesantren masih jadi lembaga pendidikan idaman masyarakat Indonesia.
"Karena di pesantren, santri belajar sesuatu yang tidak diajarkan di sekolah umum," katanya. Santri tidak hanya belajar materi keagamaan, tetapi juga pelajaran umum seperti di sekolah.
Data yang juga dia sampaikan adalah minat anak-anak terhadap materi pelajaran umum jika belajar di pesantren.
Ternyata yang tertinggi adalah pelajaran soal teknologi informasi, ilmu komputer, dan dunia digital lainnya. Menurut Hasan, minat masyarakat yang tinggi terhadap pesantren harus terus dijaga.
Tokoh muda Muhammadiyah Sunanto menyebut bahwa pesantren saat ini telah banyak berubah dibanding masa lalu.
Dahulu pesantren cenderung tertutup. Tetapi kini santri hidup di zaman yang semakin terbuka.
"Hal-hal yang dulu dianggap baik belum tentu sekarang dianggap baik. Maka santri perlu mencoba dan beradaptasi," kata pria yang juga alumnus pesantren itu.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
