Ilustrasi Gedung Rektorat UI. (Humas UI/Antara).
JawaPos.com-Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) menegaskan bahwa pemilihan langsung (Pemila) Ketua Umum periode 2025–2028 berjalan secara transparan dan berintegritas, membantah kabar dugaan penyalahgunaan data maupun pendaftaran tanpa izin yang sempat beredar.
Ketua Umum Iluni UI, Didit A. Ratam, menyatakan seluruh pihak, baik panitia maupun kandidat, telah berkomitmen menjaga marwah demokrasi kampus.
“Semua pihak sepakat menjalankan pemilu damai yang menjunjung etika dan kejujuran. Sistem verifikasi dan validasi keanggotaan dilakukan berjenjang oleh Iluni UI Fakultas, sehingga hanya alumni resmi yang terdaftar sebagai pemilih sah,” ujarnya dalam keterangan pers dikutip Senin (11/8).
Menurut Didit, proses pemungutan suara akan menggunakan sistem teknologi berbasis digital yang dikembangkan oleh tim IT berpengalaman, memastikan keamanan serta keandalan proses e-vote.
Sebelumnya, beredar kabar yang menuding salah satu calon memanfaatkan ribuan data alumni secara ilegal. Dugaan tersebut dikaitkan dengan pernyataan dua orang yang mengaku alumni UI, Soleh Saptaguna dan John Dear. Namun, panitia memastikan kedua nama tersebut fiktif.
“Kajur Fisika UI dan Validator MIPA UI tidak menemukan nama mereka dalam database alumni. Narasumber yang dikutip di beberapa pemberitaan itu tidak ada,” tegas Ketua Panitia Pemila, Yunadi Ramlan.
Mauren Toruan, anggota Lembaga Penasehat Iluni UI, menyebut isu kebocoran data dan politik praktis memang kerap muncul di setiap pemilihan sejak penerapan e-vote pada 2016. Meski begitu, Yunadi menekankan seluruh panitia dan steering committee bekerja sesuai regulasi untuk menjaga integritas proses.
“Kami berharap tidak ada kandidat yang terdiskreditkan oleh isu-isu yang bisa memecah belah. Mari kita jadikan ajang ini sebagai teladan demokrasi yang sehat,” imbuhnya.
Pemila Iluni UI periode 2025–2028 akan digelar pada 23–24 Agustus 2025 melalui aplikasi UI Connect. Sebanyak tujuh calon dari enam fakultas akan bersaing:
1. Boni Hargens (FISIP UI 2001)
2. M. Pradana Indraputra (FEB UI 2010)
3. Ivan Ahda (Psikologi UI 2003)
4. Ratu (Ai) Febriana (FIB UI 1996)
5. Rapin Mudiardjo (FHUI 1996)
6. Dewi Puspitorini (FKUI 1987)
7. Pramudya A Oktavinanda (FHUI 2001). (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
