Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Juli 2025 | 19.20 WIB

PTN BHMN Genjot Entitas Bisnis untuk Danai Beasiswa dan Penelitian

Penyerahan dana abadi pendidikan dari PT. Brawijaya Multi Usaha (BMU) untuk Universitas Brawijaya (UB) di Jakarta (7/7). (Istimewa)  - Image

Penyerahan dana abadi pendidikan dari PT. Brawijaya Multi Usaha (BMU) untuk Universitas Brawijaya (UB) di Jakarta (7/7). (Istimewa) 

JawaPos.com - Perguruan tinggi negeri berbadan hukum milik negara ((PTN BHMN) dituntut lebih "lincah" mencari pendanaan. Tidak hanya bersumber dari mahasiswa dan dukungan lembaga luar, tetapi juga bisa mengelola entitas bisnis. Cara itu diharapkan dapat menunjang pendidikan untuk anak bangsa. 

Di Universitas Brawijaya (UB) Malang contohnya yang kini memiliki dana abadi pendidikan. Berdasarkan data resmi di website UB, saat ini dana abadinya sudah mencapai Rp 25 miliar. Lantas mendapat suntikan lagi Rp 50 juta dari PT. Brawijaya Multi Usaha (BMU), entitas bisnis dari UB. 

Dana abadi di kampus negeri saat ini semakin marak. Dana tersebut dikelola atau diinvestasikan kemudian menghasilkan nilai manfaat. Hasil investasi tersebut digunakan untuk beasiswa, kegiatan penelitian, dan lainnya. Sehingga pendanaan kampus tidak hanya bersumber dari APBD dan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa. 

Penyerahan dana abadi dari BMU kepada kampus UB dilaksanakan di sela peresmian Gerai kopi BREWi JAYA Coffee & Eatery yang berada di bawah naungan BMU. Gerai baru resmi dibuka berada di Travoy Hub TMII (Taman Mini Indonesia Indah) Jakarta. Pembukaan gerai kopi itu dilaksanakan pada Senin (7/7). 

Direktur Utama BMU Edi Purwanto menyampaikan BREWi JAYA Coffee bukan hanya bagian dari ekspansi bisnis, tetapi juga merupakan wujud kontribusi nyata BMU dalam memperkuat koneksi alumni dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di sektor bisnis berbasis komunitas.

“BREWi JAYA Coffee & Eatery hadir sebagai jembatan antara komunitas alumni, pelaku industri, dan publik luas," katanya. Mereka ingin menciptakan ruang temu yang inklusif, produktif, dan penuh inspirasi. Upaya itu adalah bagian dari ikhtiar kami membangun ekosistem bisnis yang bernafas nilai. 

Edi menjelaskan, BMU baru setahun berdiri dan sudah tancap gas. Dari semula 7 unit bisnis kini berkembang jadi 14 unit bisnis. Salah satu fokus utamanya adalah bisnis food and beverage (FnB), termasuk pengembangan brand BREWi Jaya yang sudah lebih dulu buka di Rest Area Pandaan (66A) dan lokasi lain di Malang. 

Dia menjelaskan BMU saat ini mengelola tujuh kafe dengan berbagai brand. Termasuk hasil kerja sama lain seperti Teras Cafe di Kampus Dieng dan Brown Cafe di Sport Center. Baginya ekspansi ke Jakarta juga jadi peluang kolaborasi dengan para alumni UB. BMU menawarkan skema kerja sama investasi bareng, bagi hasil, dan pengelolaan bersama.

“Kami desain Brewi Jaya supaya bisa kerja sama dengan alumni. Silakan buka di mana saja, nanti kita bagi porsi investasinya,” kata Edi. Strategi itu diharapkan bisa mendongkrak pendapatan non-APBN, menopang kampus sebagai PTN BH. Target akhirnya membantu mahasiswa membayar kuliah lebih murah.

Brand BREWi Jaya sendiri merupakan hasil pengembangan unit bisnis UB Coffee dengan konsep coffee and eatery. Filosofinya adalah Brewi berarti seduh dan identik dengan kopi atau teh. Sedangkan Jaya menegaskan identitas Universitas Brawijaya.

Menu yang ditawarkan kopi dan makanan khas Malang, Jawa Timur. Seperti pecel, rawon, ketan, STMJ, sampai oram-oram disiapkan buat mereka yang kangen rasa kampung halaman. “Ciri pembeda kita itu kearifan lokal. Kalau tempat lain jual kopi aneka varian, kita kopi plus makanan khas Malang dan Jawa Timur,” jelasnya. 

Tidak hanya peresmian outlet kopi, pada momen yang sama BMU juga meluncurkan anak perusahaan barunya yaitu PT Brawijaya Core Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang konsultasi, penguatan kelembagaan, riset terapan, dan pelatihan SDM. (wan) 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore