
Angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi pada kelompok usia 19–23 tahun baru mencapai 32,89 persen. (istimewa)
JawaPos.com - Perluasan akses ke pendidikan tinggi masih menjadi pekerjaan rumah besar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi pada kelompok usia 19–23 tahun baru mencapai 32,89 persen.
Angka tersebut menunjukkan bahwa dari setiap 100 orang usia kuliah, hanya sekitar 33 orang yang benar-benar mengenyam pendidikan tinggi.
Selain itu, kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih cukup lebar. APK di kawasan perkotaan tercatat sebesar 38,58 persen, sementara di perdesaan baru mencapai 23,14 persen.
Kondisi ini mencerminkan terbatasnya akses bagi generasi muda, khususnya di daerah, untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.
Selaras dengan ini, Amartha.org, organisasi sosial di bawah Amartha Financial, membuka pendaftaran Beasiswa Amartha sebagai bentuk komitmen dalam memperluas akses pendidikan yang lebih inklusif bagi generasi muda.
Harumi Supit, Vice President of Public Relations Amartha, menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran krusial dalam membuka peluang mobilitas sosial, terutama bagi generasi muda dari keluarga dengan keterbatasan akses pendidikan tinggi.
“Beasiswa ini membuka peluang bagi 250 pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan mereka. Kami ingin mendorong lahirnya lebih banyak generasi pertama di keluarganya yang meraih gelar sarjana sekaligus membawa dampak bagi komunitasnya,” jelas Harumi.
Program beasiswa ini menjadi salah satu inisiatif yang ditujukan bagi pelajar SMA/sederajat yang memiliki tekad melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pada tahun ini, program tersebut menargetkan sebanyak 250 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperoleh dukungan pendidikan sekaligus pembinaan pengembangan diri sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.
Selain bantuan pendidikan sebesar Rp3 juta serta tambahan Rp5 juta bagi penerima yang berhasil diterima di perguruan tinggi, peserta juga akan mendapatkan berbagai program pengembangan diri. Di antaranya mentoring, pelatihan kepemimpinan, kelas pengembangan kapasitas, hingga pendampingan dalam merancang rencana pendidikan dan karier.
Syarat dan Cara Pendaftaran Beasiswa Amartha Cendekia

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
