
Mendikdasmen Abdul Mu’ti. (Kemendikdasmen)
JawaPos.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menekankan, Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak lagi wajib. TKA hanya bersifat opsional.
Mu’ti menjelaskan, TKA ini merupakan layanan yang disediakan pemerintah untuk mendukung guru, sekolah, dan lembaga pendidikan lainnya yang ingin memperoleh informasi tentang capaian belajar individu murid secara lebih terstandar.
“TKA juga menjadi bagian dari upaya kita untuk menilai pencapaian pendidikan di masing-masing daerah untuk pemetaan dan pengambilan keputusan di pemerintah pusat,” tutur Mu’ti dalam keterangannya Minggu (15/6).
Hal itu disampaikan olehnya dalam dialog pendidikan yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur bersama pemerintah daerah se-Kalimantan Timur.
Rencananya, TKA bakal digelar pada November 2025 untuk jenjang SMA/MA sederajat dan SMK/MAK. Sementara, untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs, TKA mulai diberlakukan pada tahun depan.
Adapun pelaksanaan TKA untuk kelas XII SMA dan kelas akhir SMK dijadwalkan berlangsung pada 1–9 November 2025. Setidaknya, ada tiga mata pelajaran wajib yang diujikan. Yakni, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Selain itu, ada pula dua mata pelajaran pilihan sesuai peminatan masing-masing.
“Pada November 2025, kami akan menyelenggarakan TKA, ini tidak wajib dan bersifat opsional,” jelasnya.
Meski tak bersifat wajib, nyatanya TKA akan menjadi salah satu poin dalam proses penerimaan mahasiswa baru dan penerimaan murid baru di jalur prestasi nanti.
Dalam kesempatan itu, Mu’ti turut menyampaikan bahwa Kemendikdasmen terus berupaya untuk menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua. Salah satunya dengan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan.
Tahun ini, kata dia, pihaknya akan merevitalisasi dan merehabilitasi 11 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Kemudian, melakukan digitalisasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi. Seluruh sekolah nantinya akan dikirim smartboard secara bertahap. Pengiriman ini akan diikuti dengan pelatihan guru dan penyiapan materi pembelajaran untuk smart classroom. (mia)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
