
Foto: Ilustrasi Ujian Nasional. (Dokumentasi Jawa Pos).
JawaPos.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara nasional bagi siswa kelas 12 jenjang SMA dan kelas akhir SMK mulai tahun ini. Ujian ini menjadi bagian dari pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 yang resmi diundangkan pada 3 Juni lalu.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Toni Toharudin menyatakan bahwa TKA merupakan wujud konkret komitmen pemerintah untuk menjamin hak murid dalam memperoleh penilaian akademik yang adil dan kredibel. Tentu tanpa memandang jalur pendidikan yang ditempuh.
"Kami berkewajiban memastikan bahwa seluruh murid Indonesia, tanpa memandang jalur pendidikannya baik formal, nonformal, maupun informal, mendapat kesempatan yang setara untuk menunjukkan capaian akademiknya melalui sistem penilaian yang kredibel dan adil," ujar Toni kemarin (8/6).
“TKA dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa secara objektif dengan standar nasional,” katanya.
Menurut Toni, hasil TKA akan diberikan dalam bentuk nilai dan kategori capaian, serta dilengkapi dengan sertifikat resmi bagi peserta dari jalur formal dan nonformal. Sertifikat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar seleksi prestasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di jenjang SMA dan SMK. Selain itu juga bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
Selain itu, hasil TKA juga berfungsi mendukung penyetaraan hasil belajar bagi peserta dari jalur nonformal dan informal, menjadi referensi dalam proses seleksi akademik lainnya. Bisa juga digunakan oleh pemerintah pusat dan daerah sebagai acuan dalam pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan.
Meski baru dilaksanakan untuk kelas akhir SMA dan SMK pada tahun ini, pemerintah menargetkan perluasan cakupan TKA ke jenjang SD dan SMP mulai tahun 2026. "TKA hadir sebagai bentuk komitmen kami untuk menjamin mutu pendidikan secara menyeluruh dan transparan," ucap Toni. (lyn)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
