Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 20.12 WIB

Struktur Kepribadian Menurut Sigmund Freud, Psikoanalisis dan Dinamika Pikiran

 

Potret Pencetus teori Psikoanalisis, Sigmund Freud../(Verywellmind.com)

JawaPos.com – Kepribadian seseorang adalah kombinasi dari keterampilan sosial dan kesan yang ditunjukkan kepada orang lain. Dalam psikologi, kepribadian dibagi menjadi dua kategori: kepribadian baik dan buruk.

Salah satu teori kepribadian paling berpengaruh adalah teori psikoanalisis yang dikembangkan oleh Sigmund Freud. Teori ini tidak hanya membentuk dasar psikologi modern tetapi juga menjelaskan bagaimana pikiran manusia bekerja, termasuk dinamika antara kesadaran dan ketidaksadaran.

Teori Kepribadian Freud

Freud menyatakan bahwa ketidaksadaran merupakan komponen terpenting dalam memengaruhi pikiran manusia. Ia membagi struktur kepribadian menjadi tiga komponen utama: id, ego, dan superego.

1. Id (Das Es)

Id adalah elemen kepribadian pertama yang ada sejak seseorang lahir. Komponen ini mewakili naluri bawaan, dorongan, dan hasrat yang bersifat dasar.

  • Ciri utama id:
    • Beroperasi di wilayah bawah sadar.
    • Bertindak berdasarkan prinsip kesenangan (pleasure principle).
    • Mengutamakan pemenuhan kebutuhan instan tanpa mempertimbangkan konsekuensi.

Id adalah sumber energi psikis yang mendukung kinerja ego dan superego. Meski begitu, id bersifat impulsif dan tidak memiliki kesadaran akan realitas.

2. Ego (Das Ich)

Ego berkembang dari id sebagai mediator antara dorongan dasar dan kenyataan. Ego membantu individu beradaptasi dengan dunia luar dan mengambil keputusan yang realistis.

  • Fungsi utama ego:
    • Beroperasi berdasarkan prinsip realitas (reality principle).
    • Menunda pemenuhan kebutuhan id hingga waktu dan cara yang tepat ditemukan.
    • Meminimalkan risiko dalam memenuhi dorongan.

Sebagai pengatur kepribadian, ego menggunakan energi dari id untuk menjalankan tugasnya. Hal ini menjadikannya sebagai komponen yang berorientasi pada keseimbangan.

3. Superego (Das Über Ich)

Superego adalah komponen moral dan etika dalam kepribadian. Bagian ini mewakili nilai-nilai ideal dan norma yang dipelajari dari lingkungan, seperti orang tua atau masyarakat.

  • Ciri utama superego:
    • Beroperasi berdasarkan prinsip idealistik.
    • Tidak memiliki hubungan langsung dengan dunia luar, sehingga cenderung menuntut kesempurnaan.
    • Bekerja untuk menahan dorongan id yang bertentangan dengan moral.

Meskipun superego berkembang dari ego, ia tidak memiliki energi sendiri dan mengandalkan id sebagai sumber kekuatannya.

Dinamika Kepribadian Menurut Freud

Freud menyatakan bahwa tindakan manusia dipengaruhi oleh interaksi antara id, ego, dan superego. Konflik antara ketiga komponen ini menghasilkan motivasi, ketegangan, atau bahkan kecemasan.

Motivasi utama manusia, menurut Freud, adalah mencari kesenangan dan mengurangi ketegangan. Hal ini didorong oleh energi psikis yang berasal dari proses fisik dan mental.

Teori kepribadian Sigmund Freud memberikan wawasan mendalam tentang dinamika pikiran manusia. Melalui struktur id, ego, dan superego, Freud menjelaskan bagaimana manusia mengambil keputusan, mengelola dorongan, dan beradaptasi dengan lingkungan.

Teori ini tidak hanya menjadi landasan psikologi modern tetapi juga membuka pemahaman baru tentang kompleksitas pikiran manusia.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore