
Universitas Pancasila (UP) dan Mabes Polri gelar kegiatan sosialisasi anti narkoba. (Istimewa)
JawaPos.com–Ancaman bahaya peredaran narkoba masih menjadi musuh yang terus dilawan banyak pihak. Dunia pendidikan menjadi salah satu incaran para pengedar barang haram itu untuk diperjualbelikan.
Kepala Biro Pid Divhumas Polri Brigjen Pol. Tjahyono Saputro mengatakan, sosialisasi anti narkoba Divisi Goes to Campus telah digelar setiap tahun. Kampus yang dipilih merupakan kampus yang memiliki komitmen tinggi menangkal peredaran narkoba.
”Program Divisi Humas Goes to Campus ini tiap tahun kita selenggarakan dan kita memilih kampus-kampus yang memang kredibel. Kemudian kenapa tema ini kita pilih tema ini? Karena narkoba ini suatu hal yang sangat membahayakan bagi generasi penerus kita,” papar Tjahyono Saputro di Universitas Pancasila (UP) usai sosialisasi dengan tema Mewujudkan Generasi Muda Sehat Tanpa Narkoba.
Dia menjelaskan, ancaman narkoba tidak mengenal usia. Karena itu, penting untuk memberikan pemahaman secara konsisten kepada banyak pihak.
”Dengan upaya-upaya pencegahan, dengan melakukan diskusi publik ini, kita memberikan masukan informasi terkait bahaya narkoba di kalangan mahasiswa. Jadi kita punya data, usia antara 15 sampai 40, itu memang banyak para pengguna menjadi sasaran para pengedar narkoba. Cukup signifikan,” terang Tjahyono Saputro.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut dia, sejauh ini kasus penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan. Namun, jumlahnya masih tinggi.
”Memang secara data kasus, tadi kami sampaikan juga dari narasumber, salah satu narasumber, ada sedikit penurunan. Tetapi kasus itu tetap tinggi, peredarannya, dan ini juga menjadi atensi dari pimpinan Polri dan juga kepala BNN, juga pemerintah,” sebut Tjahyono Saputro.
Sementara itu, Rektor Universitas Pancasila Prof. Marsudi Wahyu Kisworo memastikan, telah melakukan banyak upaya pencegahan peredaran narkoba di kampus. Termasuk dengan melakukan jam malam dan menjadikan kampus hijau.
”Sedang diatur sampai jam 10 malam (jam malam). Tadinya tidak ada jam malam, tapi kemudian kita sudah mulai atur untuk jam 10 malam. Kemudian juga upaya yang lain adalah kita memasuki kompetisi kampus hijau namanya. Alhamdulillah Universitas Pancasila tahun ini itu mendapatkan ranking untuk Indonesia itu ranking ke-22 untuk kampus hijau. Makanya merokok dan sebagainya akan dikurangi di kampus ini dengan menuju kampus hijau,” jelas Marsudi Wahyu Kisworo.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
