Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 September 2024 | 15.44 WIB

Tujuh Dosen UGM Masuk Daftar 2 Persen Ilmuwan Berpengaruh di Dunia

Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. (Facebook/UGMYogyakarta) - Image

Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. (Facebook/UGMYogyakarta)

JawaPos.com–Tujuh dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) masuk dalam daftar World's Top 2 Percent Scientist 2024 yang dirilis Stanford University dan Elsevier.

Mereka adalah Prof Abdul Rohman dari Fakultas Farmasi, Prof Muh Aris Marfai dari Fakultas Geografi, Prof Ahmad Maryudi dari Fakultas Kehutanan, Dr Ganjar Alfian dari Sekolah Vokasi, Eka Noviana, Ph.D., dari Fakultas Farmasi, Muhammad Akhsin Muflikhun Ph.D., dari Fakultas Teknik, dan Prof Jumina dari Fakultas MIPA.

Aris Marfai menuturkan, prestasi itu sebagai bentuk refleksi sekaligus motivasi agar lebih banyak memberikan kontribusi riset dan pengabdian kepada masyarakat.

”Tentu hal ini dapat digunakan untuk refleksi dan motivasi bagi kita dalam memberikan kontribusi dan pengabdian pada masyarakat luas melalui pemanfaatan dan pengembangan bidang keilmuan,” ujar Aris Marfai seperti dilansir dari Antara.

Aris mengaku selama ini lebih banyak melakukan publikasi di bidang ilmu geografi terutama terkait geomorfologi, kebencanaan, informasi geospasial, dan kepesisiran.

”Lebih dari 300 publikasi yang telah dihasilkan selama ini, baik berupa jurnal internasional, jurnal nasional, buku, buku chapter, buku ajar, dan prosiding seminar,” ujar Aris Marfai yang saat ini menjabat Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG).

Berdasar hasil penelusuran Google Scholar, kata Aris, ada 15 publikasi teratas berupa jurnal internasional bereputasi atas dengan data disitasi antara 150 sampai 250 kutipan tiap publikasi.

”Dari data Google Scholar total kutipan dari seluruh publikasi kami mencapai 5.713. Sebagian besar disitasi oleh publikasi lain di luar negeri,” terang Aris Marfai.

Menurut dia, predikat yang diperoleh bukan tujuan, namun semata-mata sebagai konsekuensi atas kemauan, dedikasi, dan pengabdian, secara terus menerus pada ilmu pengetahuan untuk kebermanfaatan yang luas pada masyarakat.

Hal yang sama disampaikan Ahmad Maryudi yang mengaku senang bisa masuk daftar tersebut. Ada banyak indikator yang digunakan untuk membuat daftar tersebut, salah satunya jumlah publikasi.

”Indikator yang cukup krusial adalah sejauh mana karya-karya kita mewarnai penelitian-penelitian lain di seluruh dunia, yang dicerminkan dari seberapa sering karya kita dirujuk atau disitasi. Jadi, perhitungan benar-benar didasarkan pada seberapa sering kita mewarnai karya-karya peneliti lain,” ucap Ahmad Maryudi.

Untuk sub-bidang kehutanan, lanjut Maryudi, tercatat ada 32.813 peneliti yang masuk daftar dan dirinya berada di peringkat 201 dunia. ”Riset adalah jati diri saya. Predikat ini tentunya akan semakin memotivasi saya untuk terus berkarya. Tentunya melaksanakan riset-riset yang bermanfaat. Tidak semua riset bisa langsung diterapkan secara langsung,” tutur Maryudi.

Dia mengaku banyak melakukan riset di bidang politik-kebijakan kehutanan dan lingkungan, khususnya tentang aktor dan relasi kuasa.

Sementara itu, sebagai satu-satunya perempuan dari tujuh dosen UGM yang masuk daftar ilmuwan berpengaruh di dunia, Eka Noviana tidak menyangka namanya muncul dalam daftar tersebut. Eka mengaku tengah memulai karir sebagai peneliti.

”Suatu kehormatan bagi saya bisa masuk dalam list tersebut. Sebagai early career researcher saya pribadi merasa masih sangat jauh dari figur peneliti berpengaruh. Semoga ke depannya saya bisa terus berkembang menuju ke sana,” ucap Eka Noviana.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore