
Ilustrasi: Digitalisasi semakin dibutuhkan banyak sektor bisnis di Indonesia. (HR Exchange Network)
JawaPos.com - Kebutuhan industri terus berkembang. Di tengah perkembangan zaman dan teknologi, industri membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memumpuni. Ketersediaan SDM itu selama ini disuplai dari perguruan tinggi. Maka dari itu, kampus atau perguruan tinggi dituntut menyesuaikan keahlian dari alumnus mereka agar bisa diterima industri.
Fenomena itu disadari oleh Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Untuk Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Unive Moestopo meluncurkan empat konsenstrasi baru program studi. Yakni, Digital PR, Digital Advertising, Digital Journalism, dan Digital Broadcasting.
Keempat konsentrasi itu pun mengubah tagline dari Fikom menjadi FIKOM DIGI 5.0. Peluncuran tagline dari Fikom ini berlangsung pada Rabu (3/7).
Dekan Fikom Universitas Moestopo Muhammad Saifulloh mengatakan, tagline baru itu untuk menjawab kebutuhan dan perkembangan teknologi komuikasi yang berkaitan digitalisasi. “Kampus harus mampu merespons perubahan baik konteks industri maupun kebutuhan masyarakat dan pengguna (stakeholder),” ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (4/7).
Pelunucuran tagline FIKOM DIGI 5.0 untuk Fikom Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta pada Rabu (3/7). (Universitas Moestopo)
Dia berharap dengan penamaan konsetrasi baru itu mampu meningkatkan animo calon mahasiswa untuk kuliah di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).
Muhammad Saifulloh menjelaskan, bahwa penamaan konsentrasi ini dilakukan melalui beberapa tahapan. Mulai dari penyusunan profil lulusan, kurikulum dan muatan mata kuliah, Focus Group Discussion (FGD). Untuk FGD melibatkan narasumber yang relevan dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi komunikasi secara digital. Termasuk juga faktor-faktor yang diperhitungkan sebagai syarat perubahan kurikulum.
“Faktor-faktor tersebut diukur berdasarkan atas riset yang dilakukan secara internal yang dibagi atas empat kelompok, yaitu perspektif keuangan; perspektif stakeholders; perspektif proses internal; dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan.
Saefulloh optimistis, adaptasi nama konsentrasi baru dapat memberi warna tersendiri bagi Fikom Moestomo. Pihak kampus pun mampu merespons perubahan pada bidang digital yang semakin canggih dan tantangan untuk mendidik SDM, khususya Gen Z. "Kebutuhan saat ini dan masa mendatang yaitu punya karakter (digital character building)."

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
