
SEMANGAT BELAJAR: Siswa SDN Pacar Keling X Surabaya sedang mengikuti pelajaran kemarin (7/11). Sekolah itu terkendala sarana-prasarana untuk memperoleh akreditasi A.
JawaPos.com - Beredar informasi Kurikulum Merdeka diganti dengan Kurikulum Nasional dan ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini setelah beredar gambar tentang program prioritas Kemendikbudristek tahun 2024 berupa Launching Kurikulum Nasional menggantikan Kurikulum Merdeka pada Maret.
Lebih jelasnya, gambar yang beredar tersebut tentang program prioritas Kemendikbudristek tahun 2024 antara lain:
1. Kegiatan Launching Kurikulum Nasional menggantikan Kurikulum Merdeka pada Maret 2024.
2. Pendaftaran Satuan Pendidikan Pelaksana Kurikulum Nasional pada tahun ajaran 2024/2025.
3. Festival Kurikulum Merdeka.
Kabar ini menuai banyak reaksi guru di berbagai daerah. Kemudian muncul pertanyaan apakah benar Kurikulum Merdeka akan digantikan dengan Kurikulum Nasional?
Memang selama ini sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka, ada juga beberapa sekolah atau kelas yang masih menggunakan Kurikulum 13 (K-13). Pada Jumat, 16 Februari 2024, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburisterk) melakukan Uji Publik terhadap Kurikulum Merdeka. Melibatkan para pemangku kepentingan bidang pendidikan, uji publik ini menjadi wadah untuk memperoleh masukan konstruktif terkait rancangan Permendikbudristek tentang Kurikulum Merdeka.
Dilansir dari Pojoksatu.id (Jawa Pos Group), sebanyak 152 perwakilan dari berbagai latar belakang pendidikan hadir dalam acara tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah dan meliputi kepala satuan pendidikan, pendidik, dinas pendidikan dan pengawas, yayasan penyelenggara pendidikan, organisasi masyarakat, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan mitra pendidikan.
Tujuan utama dari agenda ini adalah untuk mendapatkan umpan balik yang berharga dari para pemangku kepentingan Pendidikan terhadap rancangan Permendikbudristek tentang Kurikulum Merdeka. Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo menjelaskan bahwa rancangan Permendikbudristek tersebut merupakan bagian dari pengembangan dan penerapan Kurikulum Merdeka secara bertahap.
Sejak awal 2020, pengembangan Kurikulum Merdeka telah dilakukan, dan pada tahun 2021, sekitar 3.000 Sekolah Penggerak telah menerapkannya secara terbatas. Kemudian, pada tahun 2022 dan 2023, kurikulum ini menjadi opsi yang dapat dipilih oleh satuan pendidikan, dengan lebih dari 300 ribu satuan pendidikan secara sukarela memilih untuk menerapkannya. Sekarang, pada awal tahun 2024, Kurikulum Merdeka dipersiapkan untuk menjadi kurikulum secara nasional.
Sebagai gambaran, kata Anindito, sebanyak 80 persen sekolah di semua jenjang di seluruh indonesia sudah menerapkan kurikulum merdeka. Uji publik yang dilakukan oleh BSKAP mendapat apresiasi dari berbagai pihak sebagai langkah yang positif menuju Kurikulum Merdeka.
Partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan pendidikan dalam memberikan masukan akan memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan akan lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, langkah-langkah penerapan Kurikulum Merdeka secara nasional semakin mendekati kesempurnaan yang diharapkan.
Fakta-fakta Penting:
1. Bukan Perubahan Kurikulum
Wajib diketahui bahwa ini bukan perubahan atau pergantian kurikulum dari kurikulum Merdeka jadi kurikulum nasional. Hanya saja Kurikulum Merdeka yang saat ini sudah 80 persen diterapkan oleh sekolah di seluruh Indonesia akan menjadi kurikulum secara nasional yang diterapkan di semua jenjang sekolah.
2. Kurikulum Merdeka menjadi Kurikulum Secara Nasional Mulai 2024
Sekadar mengingatkan dalam keputusan Mendikbud Nomor 56/M/2022 tentang pendoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. Pengembangan kurikulum satuan pendidikan, terbagi menjadi 3 antara lain yaitu:

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
