
Gambar Markas Besar UNESCO (jewishboston.com) (1)
JawaPos.com - Hari Pendidikan Internasional yang diperingati setiap tanggal 24 Januari, telah menjadi ketetapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Melalui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), Peringatan Hari Pendidikan Internasional dimaksudkan untuk merayakan peran pendidikan bagi perdamaian dan pembangunan.
Hal tersebut tidak lepas dari peran penting pendidikan untuk mencapai kesetaraan gender, hingga memutus siklus kemiskinan yang membuat anak-anak, remaja, dan orang tua tertinggal.
Dilansir dari unesco.org, sebanyak 250 juta anak dan remaja mengalami putus sekolah. Sedangkan 763 juta orang dewasa mengalami buta huruf.
Hal tersebut terjadi karena hak atas pendidikan yang dilanggar. Oleh karena itu, melalui perayaan Hari Pendidikan Internasional keenam di tahun 2024 ini, UNESCO mengangkat tema “Learning for Lasting Peace”.
Tema Hari Pendidikan Internasional 2024
Secara harfiah, tema “Learning for Lasting Peace” dapat diartikan “Belajar untuk Perdamaian Abadi”.
Tema tersebut dipilih karena konflik kekerasan yang melonjak dan meningkatnya diskriminasi, rasisme, ujaran kebencian, dan xenofobia.
Dampak konflik tersebut tidak hanya terbatas pada letak geografis, gender, ras, agama, politik, baik dilakukan secara langsung maupun melalui media online.
Oleh karena itu, yang mendesak untuk segera dilakukan UNESCO yaitu, ikut secara aktif terhadap perdamaian.
Melalui tema tersebut, suatu pembelajaran harus bersifat transformatif untuk mewujudkan perdamaian.
Selain itu, dapat memberdayakan peserta didik melalui pengetahuan, sikap, nilai-nilai, keterampilan, bahkan perilaku yang dibutuhkan sebagai agen dari perdamaian, khususnya di komunitas mereka sendiri.
Hari Pendidikan Internasional tahun 2024 ini, UNESCO mendedikasikan untuk menyorot peran pendidikan dan guru untuk melawan ujaran kebencian.
Hal tersebut tidak terlepas dari fenomena yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir, yang merusak tatanan masyarakat melalui media sosial.
Perayaan Hari Pendidikan Internasional 2024

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
