Wajah semringah ratusan PPPK di lingkungan Pemprov Jawa Timur usai menerima SK yang diberikan Gubernur Khofifah di Graha Unesa, Agustus tahun lalu. (ANDY S/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com – Pekerjaan rumah mengenai Mekanisme Seleksi PPPK untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah TA 2023 di Jawa Timur telah tuntas.
Sebanyak 6.141 formasi di tahun 2023 telah diusulkan oleh Gubernur Jawa Timur untuk menuntaskan sisa guru kategori Prioritas (P1) dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dilansir Radar Surabaya (JawaPos Grup), pada Sabtu (6/1), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, sebanyak 5.495 orang akan melaksanakan pemberkasan di awal tahun 2024 ini.
“Sejak tahun 2021, Pemprov Jatim telah mengangkat 17.044 Guru PPPK. Dengan rincian tahun 2021 sejumlah 9.104, Tahun 2022 sejumlah 2.445 dan sebanyak 5.495 pada tahun 2023. Sehingga guru kategori prioritas di Jatim sudah tuntas diselesaikan,” ungkap Khofifah, Jumat (5/1), seperti yang dikutip Radar Surabaya (JawaPos Grup).
Khofifah mengungkapkan, sejauh ini Pemprov Jawa Timur sudah memfasilitasi semuanya (sisa lolos passing grade). Kendati demikian, karena kendala satu dan lain hal masih ditemui peserta yang enggan melamar untuk mengisi formasi tersebut.
"Ikhtiar kami adalah menuntaskan seluruh Guru yang lolos passing grade, semoga ini menjadi jalan amal untuk memberikan kesejahteraan kepada guru," harapnya.
Menurutnya, hal ini tersebut juga dilakukan seiring dengan komitmennya dalam mewujudkan kebijakan nasional pemenuhan kebutuhan guru dan penyelesaian tenaga Non ASN.
Disisi lain, anggota DPRD Jatim Agatha Retnosari, terus mendorong agar pemerintah Jatim segera mengangkat PPPK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, tak jarang pihaknya mendapat banyak keluhan dari para guru yang masih berstatus PPPK.
"Kami juga mendapat banyak keluhan dari PPPK, terutama di bidang pendidikan khususnya para guru. Banyak yang tidak bisa diangkat jadi ASN. Padahal mereka sudah mengabdi bertahun-tahun," katanya.
Baca Juga: Terungkap Nasib Guru Honorer Status P untuk Kategori P1, P2, dan P3 di Seleksi PPPK Guru 2024
Kendati demikian, menurutnya para guru ini memang tidak bisa otomatis diangkat Aparatus Sipil Negara (ASN). Sebab, untuk bisa menjadi ASN harus mengikuti beberapa tes terlebih dahulu.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
