Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Agustus 2021 | 20.46 WIB

Anggota Komisi X Minta AN Ditunda Hingga Daerah Berada di PPKM Level 1

Sejumlah siswa SMPN 240 melakukan ujian akhir sekolah secara tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan di Jakarta, Selasa (6/4/2021). Beberapa siswa melakukan ujian secara tatap muka dengan diawasi guru dikarenakan banyaknya siswa yang mengalami - Image

Sejumlah siswa SMPN 240 melakukan ujian akhir sekolah secara tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan di Jakarta, Selasa (6/4/2021). Beberapa siswa melakukan ujian secara tatap muka dengan diawasi guru dikarenakan banyaknya siswa yang mengalami

JawaPos.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) berencana menyelenggarakan Asesmen Nasional (AN) pada bulan September 2021. Akan tetapi persiapan tersebut masih minim.

Adapun dalam kebijakan terbaru terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), satuan pendidikan di kawasan level 4 diminta untuk dapat melaksanakan kegiatan simulasi AN mulai dari 24 Agustus hingga 2 September 2021.

Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengatakan sebaiknya penyelenggaraan AN disesuaikan dengan kondisi pandemi. Oleh karenanya, baiknya AN ditunda hingga kondisi pandemi mereda hingga pada level terendah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Tunggu sampai level satu, pandeminya tunggu sampai pada level rendah," ungkap dia dalam siaran YouTube Vox Populi Institute Indonesia dikutip, Rabu (25/8).

Menurutnya, AN di tengah pandemi memanh tidak akan efektif. "Jadi sedapat mungkin ditunda kembali, apalagi dalam situasi pandemi tidak optimal lah AN ini dilaksanakan," tuturnya.

Apabila Kemendikbudristek tetap memaksakan AN di tengah pandemi, maka hasilnnya tidak akan jauh berbeda dari skor Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2018. Penundaan perlu dilakukan guna merancang sistem pendidikan yang mampu menunjang kemampuan litarasi dan numerasi siswa.

"Sambil kita lihat juga ini kajian akademisnya mana, seberapa jauh nanti AN ini bisa menjawab kebutuhan kita. Jadi jangan egois, lihat kanan kiri, banyak baca, tanya ahlinya, tanya senior. Ini kebijakan nasional yang bisa ditunda dulu," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore