
Live Smart Asia
JawaPos.com - Maraknya pemberitaan tentang bullying di kalangan dunia pendidikan membuat para orang tua khawatir. Pola asuh dan kurangnya waktu anak bersama orang tua rupanya sangat berpengaruh terhadap mental serta kepercayaan diri, sehingga menimbulkan wabah bullying. Apalagi bagi mereka generasi milenial di usia 9-20 tahun.
Sebagai salah satu pusat belajar (Learning Center) yang fokus membangun kepercayaan diri serta melatih pola pikir anak usia 9-20 tahun, Live Smart Asia hadir dengan metode unik dan menyenangkan. Setiap peserta akan mengikuti program yang membangun kepercayaan diri serta pola pikir anak yang menentukan kesuksesan di kemudian hari. Caranya dengan mengikuti pembekalan (camp) atau pendidikan selama 4 hari.
"Selama 4 hari mengikuti pembekalan, setiap peserta akan mendapatkan materi belajar yang seru dan efektif. Tiga kunci penting yang diajarkan adalah IQ, EQ, dan Spiritual Quatient," kata CEO Live Smart Asia, Arbian Hadinata dalam keterangan tertulis, Rabu (26/7).
Live Smart Asia juga menggelar program review atau free workshop yang diadakan setiap bulannya secara free atau gratis. Dalam program review tersebut, peserta akan diberikan materi-materi menarik terkait pembangunan karakter serta kepercayaan diri si anak dan juga orang tua. Materinya membahas strategi belajar serta mengubah pola pikir anak selama 2-3 jam.
"Sehingga anak bisa terhindar dari perilaku bully baik sebagai korban atau pelaku. Sasaran kami tentu untuk anak dan orang tuanya," tegas Arbian.
Di Indonesia, Live Smart Asia sudah menggelar 2 kali program camp pada Desember 2016 dan Juni 2017. Selain itu ada juga program pelatihan bagi para alumni program camp sebelumnya untuk turut serta menjadi trainer bagi peserta berikutnya. Bagi orang tua yang berminat mengikuti program Live Smart Asia Desember mendatang, pada 12 dan 13 Agustus mendatang.
Live Smart Asia juga akan menyelenggarakan free workshop di Sahid Sudirman pukul 10.00 dan 14.00 (12 Agustus) dan di JDC (Jakarta Design Centre) Slipi pada pukul 10.00 dan 14.00 (13 Agustus) dengan mendaftarkan diri ke website livesmartid.com.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022