
Menristekdikti M. Nasir saat dijumpai wartawan di Gedung Gedung Sudharto, Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu (6/10).
JawaPos.com - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengklaim kerugian kerusakan bangunan perguruan tinggi akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah mencapai Rp 283 miliar. Upaya pemulihan pun diupayakan sesegera mungkin.
Menristekdikti M. Nasir mengatakan, tafsiran kerugian tersebut diperoleh usai tim teknis pihaknya meninjau langsung ke lokasi bencana. Dan masih akan dicocokan dengan temuan hasil tinjauan Kementerian PUPR.
"Ada enam sampai tujuh gedung yang mengalami kerusakan parah. Dinilai kerusakan sampai Rp 283 miliar," ujarnya saat dijumpai di Gedung Gedung Sudharto, Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu (6/10).
Kampus-kampus termaksud meliputi bangunan di Univerditas Tadulako, Universitas Muhammadiyah Palu, Gedung Universitas Terbuka Cabang Palu serta Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu. Beberapa tergolong parah sehingga menyebabkan aktivitas belajar mengajar tak memungkinkan dilakukan di tempat-tempat tersebut.
"Apa yang harus kami lakukan, adalah saya sedang menyisir anggaran dengan kementerian keuangan, saya minta KemenPUPR, nanti dengan Bapak Presiden dilaporkan. Dari kemarin ada langsung penyelesaiannya untuk tahun 2019 diselesaikan pembangunannya," terangnya panjang.
Sementara untuk kerugian yang dialami seluruh sektor perguruan tinggi, Nasir berujar saat ini masih dalam pendataan. Termasuk korban jiwa dari kalangan pengajar maupun mahasiswa.
"Namun yang pasti korban jiwa pasti ada, baik dari kalangan dosen, mahasiwa maupun pegawainya. Bahkan ada satu keluarga dosen yang hilang. Tetapi apakah mereka terdampak tsunami atau dia pergi, sampai kini belum di monitor," katanya lagi.
Guna memulihkan kegiatan belajar-mengajar di sana, sementara jangka menengahnya ada alternatif 'sit in' atau program kuliah sementara di kampus lain. Jangka pendeknya adalah tetap mengadakan kegiatan perkuliahan di tenda darurat.
Nasir mengaku, pihaknya sudah mengirimkan 10 buah tenda darurat. Dan dalam waktu dekat akan ada lagi 30 sampai 40 yang didistribusikan ke lokasi bencana. Pendirian tenda darurat juga untuk mengantisipasi jelang musim penghujan. "Ini harus order dulu. Kapasitasnya minimal 40 sampai 50 orang. Sangat besar," cetusnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022