
Sekretaris Utama BPOM RI Elin Herlina
JawaPos.com - Mengejar target kuota CPNS di seluruh wilayah Indonesia, BPOM RI melakukan sistem jemput bola dengan menggelar road show job fair di berbagai Perguruan Tinggi (PT) ternama. Hal ini sekaligus untuk menjaring CPNS BPOM dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.
Sabtu (6/10) mereka menggelar kegiatan tersebut di Universitas Andalas (Unand) Padang. Sekretaris Utama BPOM RI Elin Herlina mengatakan, BPOM membuka kran CPNS sebanyak 1.078 formasi yang tersebar di pusat dan daerah pada tahun 2018.
Penerimaan pegawai BPOM tak lantas menyentuh bidang studi apoter dan kesehatan semata. Namun, banyak jurusan lain yang juga dibutuhkan berkarir di BPOM. Seperti kriminologi, hukum dan lain sebagainya.
"Tujuan job fair untuk menjaring lulusan-lulusan terbaik dan berkarir bersama BPOM," kata Elin Herlina di depan ratusan mahasiswa dalam gelaran job fair BPOM di Conventions Hall Universitas Andalas (Unand) Padang, Sabtu (6/10).
Sebetulnya, terang Elina, alokasi formasi yang diajukan BPOM jauh lebih banyak dari yang disetujui. Namun, angka 1.078 yang diberikan ini sudah cukup besar. Sehingga, BPOM merasa punya tanggungjawab besar untuk memenuhi kursi PNS yang disediakan tersebut.
Elin mengaku belum mengetahui data terakhir jumlah CPNS BPOM. Sedangkan data dua hari terakhir, jumlah peminat BPOM sudah tembus angka 5 ribu pendaftar. Namun, pihaknya berharap jumlah pesertanya lebih dari angka tersebut.
"Harapan kami, yang hadir hari ini dapat mengabarkan informasi CPNS BPOM ini pada rekan-rekan lain yang sudah memenuhi syarat ikut seleksi," katanya.
Job fair di Unand itu, terang Elin, adalah road show terakhir yang digelar BPOM. Sebelumnya, pihaknya telah menggelar job fair di Universitas Indonesia (UI), UNPAD, ITB, UNAIR dan Universitas Hasanuddin di wilayah Timur. "Wilayah barat satu-satunya Unand dan memang PT yang kami datangi memiliki lulusan berkualitas," katanya.
Soal transparansi, Elin memastikan semuanya proses seleksi akan betul-betul transparan. Apalagi, sistem ujian CPNS diatur terpusat dengan standar yang sudah jelas. "Soal seleksinya dijamin transparan," katanya.
Wakil Rektor III Unand Hermansyah menyambut baik kedatangan BPOM RI yang langsung menyentuh sosialisasi penerimaan CPNS pada mahasiswa. Apalagi, Unand memiliki 15 Fakultas yang mayoritas ada di formasi tersebut. Seperti farmasi, kedokteran, hukum teknik dan sebagainya.
"Penjelasan BPOM justru memudahkan mahasiswa berfikir kemana hendak berkarir selepas tamat kuliah," katanya.
Hermansyah juga meyakinkan, Unand menghasilkan lulusan kompeten. Paling tidak, dari 31 ribu alumni Unand sudah tersebar di seluruh tanah air, termasuk berkarir di BPOM RI. Bahkan, tahun 2018 ini, Unand masuk 10 besar Universitas terbaik di seluruh Indonesia satu-satunya di wilayah barat.
"Soal pekerjaan ini bagian evaluasi kami juga. Jadi, institusi tidak sekadar meluluskan, namun juga mengevaluasi alumni," bebernya.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
