Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 22.22 WIB

Heboh UI Undang Profesor Pendukung Israel, Universitas Almamater Kuning Klarifikasi Hanya untuk Akademik

Ilustrasi Universitas Indonesia. (twitter UI) - Image

Ilustrasi Universitas Indonesia. (twitter UI)

JawaPos.com - Universitas Indonesia (UI) memberikan klarifikasi resmi terkait polemik yang muncul setelah menghadirkan akademisi asing, Prof. Peter Berkowitz dari Hoover Institution, Stanford University, dalam kegiatan Pidato Sosial Akademik Universitas (PSAU). Kehadiran Berkowitz menuai sorotan lantaran ia dikenal sebagai figur yang kerap dikaitkan dengan dukungan terhadap Israel.

Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Prof. Arie Afriansyah menegaskan bahwa UI menghormati setiap kritik dan masukan dari publik. UI mengapresiasi setiap masukan publik sebagai bentuk kebebasan berekspresi.

“Universitas Indonesia (UI) menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kritik dan masukan sebagai bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat yang bersifat konstruktif,” kata Arie Afriansyah dalam keterangannya, Minggu (24/8).

Arie menekankan UI tetap konsisten mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina. Hal itu sebagaimana amanat konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

“UI tetap konsisten pada sikap dan pendirian berdasarkan konstitusi Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, yang terus memperjuangkan agar penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, termasuk terdepan dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina menghadapi penjajahan yang dilakukan Israel. UI mendukung penuh kemerdekaan bagi bangsa Palestina,” tegasnya.

UI juga memahami keresahan yang muncul dari masyarakat atas orasi akademisi dari Peter Berkowitz. Hal itu menjadi pertimbangan bagi UI dalam menghadirkan setiap narasumber.

“Kasus ini menjadi sebuah pembelajaran sekaligus bentuk perhatian positif untuk UI agar lebih selektif dan sensitif dalam mempertimbangkan berbagai aspek saat mengundang akademisi internasional pada masa yang akan datang,” jelas Arie.

Menurutnya, pemilihan pembicara dilakukan murni hanya untuk kepentingan akademik. Mengingat, Peter Berkowitz merupakan figur terkemuka dalam bidang sains dan teknologi.

“Bagi UI, orasi yang disiapkan dalam kegiatan tersebut semata-mata bertujuan untuk memberikan perspektif dari figur institusi terkemuka di dunia dalam bidang Sosial Humaniora dan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM),” ungkapnya.

Arie menegaskan, tidak ada maksud lain di balik kehadiran pembicara asing tersebut. Menurutnya, pemaparan ilmiah tersebut dapat dilihat kembali oleh semua pihak dalam kanal resmi YouTube UI, di mana isi orasinya murni hanya soal akademik.

Meski begitu, UI mengakui adanya kekhilafan dalam proses verifikasi terhadap latar belakang akademisi asing Peter Berkowitz. Karena itu, pihak UI menyampaikan permintaan maaf atas hal tersebut.

“Adapun tentang latar belakang pembicara dari luar negeri, Prof. Peter Berkowitz, dengan segala kerendahan hati UI mengakui kurang hati-hati, dan untuk itu UI meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas kekhilafan dalam kekurangcermatan saat melakukan background check terhadap yang bersangkutan,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore