
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menjelaskan progranm mengirim pelajar bermasalah ke barak tentara. (Instagram @dedimulyadi71)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengklaim siswa yang diikutkan dalam Program Pendidikan Karakter, Disiplin, dan Bela Negara Kekhususan merasa betah. Meskipun para siswa itu ditempa oleh prajurit di barak TNI. Ke depannya, pihak TNI AD pun tetap mengevaluasi kelanjutan program yang dikerjasamakan dengan Pemprov Jabar itu.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan, program yang dilaksanakan dengan kerja sama antara Pemprov Jabar dengan TNI AD itu akan tetap dievaluasi secara berkala. ”Program ini juga tetap akan dievaluasi secara berkala selama pendidikan dilaksanakan maupun setelahnya,” kata dia saat diwawancarai oleh JawaPos.com, Senin (5/5).
Wahyu menegaskan program tersebut bukan pendidikan militer. Sama sekali tidak terkait dengan aktivitas militer. Mereka digembleng untuk dibentuk karakternya. Sebab, para pelajar yang dikirim ke barak TNI oleh Pemprov Jabar merupakan siswa-siswa yang dinilai "nakal".
”Diharapkan dengan adanya pendidikan pembentukan karakter bagi para siswa bermasalah, kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan TNI AD, akan kembali membentuk karakter generasi penerus bangsa yang memiliki karakter baik, disiplin, tangguh, pantang menyerah, berwawasan kebangsaan,” terang dia.
Mereka juga ingin para pelajar tersebut memiliki motivasi juang tinggi, sehingga setelah kembali dari pembinaan mereka dapat memberikan pengaruh positif bagi rekan-rekan sesama pelajar dan lingkungan sekitar. Juga dapat menyadarkan generasi muda untuk mendukung program-program pemerintah.
”Bersama kita selamatkan generasi penerus bangsa Indonesia menuju Indonesia emas, masa depan mereka adalah masa depan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Pekan lalu Gubernur Dedi Mulyadi resmi meluncurkan program Pendidikan Karakter, Disiplin, dan Bela Negara Kekhususan. Dia mengirim 120 pelajar SMP dan SMA ke barak militer. Belakangan Dedi Mulyadi membanggakan program tersebut dan menyampaikan bahwa para siswa betah tinggal di asrama TNI.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
