Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2025 | 20.16 WIB

Hari Ini, 8 Januari 2025 Diperingati Sebagai Hari Rotasi Bumi, Memperingati Penemuan yang Mengungkap Rahasia Alam Semesta

Ilustrasi bumi bulat dan berputar pada porosnya. (Pinterest) - Image

Ilustrasi bumi bulat dan berputar pada porosnya. (Pinterest)

JawaPos.com – Setiap tahun, pada tanggal 8 Januari, dunia memperingati Hari Rotasi Bumi. Sebuah momen penting untuk mengenang salah satu penemuan ilmiah paling monumental dalam sejarah.

Hari ini mengingatkan kita pada eksperimen fisikawan Prancis, Léon Foucault, yang pada tahun 1851 membuktikan bahwa bumi berputar pada porosnya.

Fenomena rotasi bumi ini bukan hanya menarik perhatian ilmuwan, tetapi juga memengaruhi banyak aspek kehidupan kita. 

Fenomena rotasi bumi sudah lama menjadi subjek perdebatan di kalangan filsuf dan ilmuwan. Pada sekitar 470 SM, bangsa Yunani kali pertama mengemukakan teori bahwa Bumi berputar mengelilingi matahari.

Namun, baru pada abad ke-19, teori ini mulai mendapatkan pembuktian ilmiah yang lebih jelas.

Salah satu bukti paling signifikan datang dari Léon Foucault, yang menciptakan sebuah bandul yang dikenal dengan nama "Bandul Foucault" untuk menunjukkan bahwa Bumi memang berputar pada porosnya.

Foucault melakukan percobaan ini di Observatorium Paris dan memperkenalkannya ke publik melalui pameran di Pantheon di Yunani.

Percobaan ini menjadi salah satu penemuan paling berpengaruh dalam fisika, dan hingga kini, replikasi percobaan Foucault masih dipamerkan di berbagai museum di dunia untuk menunjukkan kekuatan rotasi Bumi yang tak terlihat.

Rotasi Bumi mengacu pada perputaran Bumi pada porosnya, yang membentang antara Kutub Utara dan Kutub Selatan. Setiap 24 jam, Bumi berputar sekali penuh pada poros ini, yang menyebabkan perbedaan waktu antara siang dan malam.

Namun, rotasi Bumi tidak hanya memengaruhi panjang hari atau malam, melainkan juga memiliki dampak besar pada perubahan musim dan pergerakan udara di atmosfer.

Dikutip dari jagranjosh.com, efek Coriolis adalah contoh nyata bagaimana rotasi Bumi memengaruhi gerakan atmosfer.

Di belahan bumi utara, angin dibelokkan ke kanan, sementara di belahan bumi selatan, angin bergerak ke kiri. Fenomena ini berperan penting dalam pembentukan angin pasat dan angin barat yang mempengaruhi pola cuaca global.

Peringatan Hari Rotasi Bumi bukan sekadar mengenang eksperimen Foucault, tetapi juga merayakan pemahaman kita tentang pergerakan planet yang kita tinggali.

Anak-anak di seluruh dunia belajar tentang rotasi bumi dengan rasa penasaran yang besar, dan hari ini menjadi kesempatan untuk memperdalam pengetahuan tersebut.

Hari ini, kita diajak untuk lebih menghargai dampak rotasi bumi dalam kehidupan kita, dari cuaca yang kita rasakan hingga waktu yang kita alami setiap hari. Rotasi bumi adalah salah satu dari banyak keajaiban alam yang menuntut rasa kagum dan rasa terima kasih kita.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore