
Emerald Education Center (EEC) gelar kompetisi Olimpiade Nasional (Omnas) ke-13 di Unesa.
JawaPos.com–Gemuruh tepuk tangan memenuhi ruangan Graha Unesa, Universitas Negeri Surabaya. Puluhan ribu peserta Emerald Education Center (EEC) berduyun-duyun datang.
EEC kembali menggelar ajang kompetisi pendidikan bertajuk Olimpiade Nasional (Omnas) ke-13 pada tahun ajaran 2023/2024. EEC merupakan lembaga pendamping pendidikan dan jasa penyelenggara acara bidang pendidikan yang bertujuan mengajak siswa-siswi SD-SMP calon generasi bangsa untuk kreatif, cerdas, dan berkarakter.
Total peserta yang mengikuti 25.865 dari 69 kota di 13 provinsi di Indonesia. Dari puluhan ribu peserta yang mengikuti babak penyisihan, terjaring sebanyak 3.710 siswa untuk mengikuti final di Graha Unesa.
Founder EEC Andreas Sarmin menuturkan, Omnas ke-13 mempunyai tiga kategori yang dilombakan. Yaitu, matematika, sains, dan bahasa Inggris.
”Para pemenang dari Olimpiade ini mendapatkan hadiah field trip ke luar negeri. Antara lain Australia, Singapura, Malaysia, dan Thailand, uang pembinaan, serta medali,” jelas Andreas.
Setelah dilakukan babak penyisihan di beberapa kota dan provinsi beberapa waktu lalu, EEC melaksanakan babak Grand Final Nasional pada Sabtu (22/6) di Gedung Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
”Ajang kompetisi Omnas 2024 ini juga bertujuan untuk mengembangkan daya kreativitas, berpikir kritis, dan inovatif. Sehingga, kompetisi Omnas bisa memberikan wadah bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya,” terang Andreas Sarmin.
Dalam Omnas 2024, dilaksanakan dengan 3 tahap seleksi. Pertama, penyisihan kota yang dilaksanakan di masing-masing kota, Final Provinsi di masing-masing provinsi. Dan tahap terakhir adalah Grand Final.
Dalam babak final nasional Omnas yang diselenggarakan di Kota Surabaya, para peserta akan mendapatkan beberapa soal yang harus diselesaikan. Soal tersebut terdiri atas isian dan esai. Yakni Matematika (15 soal), Sains (15 soal) dan Bahasa Inggris (20 soal).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
