
Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Pasundan gelar Festival Komunikasi Budaya ada 11-12 Juni.
JawaPos.com–Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan (Unpas) menggelar Festival Komunikasi Budaya dan Pameran Fotografi pada 11-12 Juni.
Kegiatan digelar di Aula Suradiredja, Kampus I Unpas Lengkong, mengangkat nilai untuk menjaga eksistensi kearifan lokal (local wisdom), mengenal kebudayaan Nusantara dan mancanegara menjadi kunci penting untuk menghargai keragaman budaya.
Koordinator mata kuliah Komunikasi Budaya dan Kearifan Lokal Yulia Segarwati menuturkan, kurang lebih 500 orang mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2022, menampilkan 35 kelompok budaya, baik lokal, nasional maupun mancanegara, bertujuan agar mahasiswa mempelajari komunikasi lintas budaya.
”Kegiatan ini merupakan proyek akhir mata kuliah Komunikasi Budaya dan Kearifan Lokal. Mahasiswa diwajibkan untuk menampilkan pertunjukan menarik yang mengangkat budaya lokal, nasional, dan mancanegara. Seperti fashion show, upacara adat, permainan rakyat, makanan khas, hingga speech contest,” kata Yulia.
Pjs Ketua Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Unpas Vera Hermawan mengatakan, melalui festival komunikasi budaya mahasiswa diarahkan agar mampu mengaktualisasikan mata kuliah dalam kehidupan sehari-hari.
”Pemahamannya dalam kurikulum OBE, mahasiswa bukan sekadar hanya tahu akan teori, tetapi mahasiswa harus bisa apa setelah tahu konsep dan teori mata kuliah tersebut,” ujar Vera Hermawan.
Dalam kesempatan festival komunikasi budaya, Vera menyampaikan pandangannya bahwa bangsa yang besar itu adalah bangsa yang paham akan sejarah dan akar budaya bangsa. Sehingga melalui kegiatan tersebut keberagaman akan menjadi salah satu pilar keutuhan bangsa dan negara.
”Harmoni dalam keberagaman adalah akhir dari sebuah pemahaman kita akan budaya, semoga ini bisa menjadi kerangka dasar berpikir mahasiswa dalam melaksanakan tindakannya, apalagi untuk calon-calon pemimpin,” tegas Vera Hermawan.
Dekan FISIP Unpas Kunkunrat menambahkan, dalam acara tersebut diumumkan nominasi dan pemenang penghargaan. Antara lain Poster Terbaik, Sinematografi Terbaik, Skenario Terbaik, Podcast Berbahasa Inggris Terbaik, Aktor Terbaik, Film Pendek Terbaik, dan Kelompok Kepasundanan Terbaik.
Pada hari pertama dan kedua, dilakukan pembacaan nominasi dan pemenang pada tiga kategori. Di antaranya Tim Terbaik, Kostum Terbaik, dan Penampilan Terbaik.
”Dengan diadakannya festival komunikasi budaya, diharapkan mampu menumbuhkan pengalaman budaya yang mendalam di mana berbagai tradisi saling berhubungan, mendorong rasa saling menghormati, rasa ingin tahu, dan percakapan antar peserta dari dekat dan jauh. Selain juga, mengasah kemampuan soft skill mahasiswa tentang kebersamaan, kreativitas, dan menajemen kelompok, melalui pendekatan budaya,” kata Kunkunrat.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
